Ringkasan Berita
- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka MPLS tahun ajaran 2026/2027 dan menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.
- Ia mendorong hadirnya sekolah moderasi beragama yang mengajarkan cara pandang seimbang dan toleran untuk mencegah sikap ekstrem dalam beragama.
- Bupati meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan setahun dan mengapresiasi pelaksanaannya, sambil menanggapi usulan siswa untuk penambahan susu dalam menu.
- MPLS dan MBG diharapkan menjadi langkah awal membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter, serta menjadikan sekolah di Gresik sebagai rujukan moderasi beragama dan toleransi.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di UPT SMPN 1 Gresik, Senin (13/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, kepala daerah yang akrab disapa Gus Yani itu menekankan pentingnya MPLS menciptakan suasana sekolah yang ramah, aman, nyaman, inklusif, dan bermakna.
Ia menegaskan, MPLS harus menjadi langkah awal bagi siswa mengenal lingkungan sekolah tanpa perundungan maupun kekerasan.
“Mari wujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh semangat belajar. Sehingga setiap peserta didik dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan percaya diri dan bahagia,” ujarnya.
Gus Yani juga mendorong hadirnya sekolah moderasi beragama yang menekankan cara pandang seimbang dan toleran untuk menghindari ekstremisme.
“Sekolah moderasi beragama mengajarkan pentingnya sikap tengah dalam beragama, yaitu cara beragama yang tidak berlebihan atau ekstrem,” katanya.
Selain itu, Bupati Gresik meninjau langsung pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang kelas. Ia mengapresiasi program yang telah berjalan satu tahun penuh dan berharap kualitas serta kebersihan menu terus dijaga.
“Dari testimoni siswa, mereka berharap adanya tambahan susu dalam menu MBG. Saya sangat mengapresiasi kesiapan pihak sekolah dan penyedia menu di hari pertama masuk sekolah ini,” ucapnya.
Menurut dia, MPLS dan program MBG merupakan langkah awal krusial membangun generasi sehat, cerdas, dan berkarakter. Pemkab Gresik berharap seluruh sekolah di Kota Pudak menjadi rujukan sekolah moderasi beragama yang menanamkan nilai toleransi dan antikekerasan sejak dini. (hud/mar)










