Rabu, 27 Mei 2020 03:37

Jurnalis Madiun Dianiaya Oknum TNI, Denpom Diminta Tindak Tegas

Minggu, 02 Oktober 2016 21:02 WIB
Editor: dio
Jurnalis Madiun Dianiaya Oknum TNI, Denpom Diminta Tindak Tegas
Soni Misdannato. Foto : istimewa

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Penganiayaan jurnalis oleh oknum aparat kembali terjadi. Kali ini, sejumlah oknum anggota TNI menganiaya wartawan Kontributor Net TV wilayah Madiun Sony Misdananto saat melakukan peliputan konvoi pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam kegiatan perayaan 1 Suro (1 Muharam).

Peristiwa bermula ketika ia baru saja pulang mengambil gambar bangunan minimarket waralaba yang roboh.  Di simpang lima kete'an, rombongan konvoi pesilat menabrak seorang ibu yang sedang berhenti di lampu merah. Atas kejadian itu, oknum anggota TNI AD yang melakukan pengamanan langsung menghentikan pesilat yang menabrak warga tersebut dan memukulinya.

Melihat kejadian itu, Sony yang kebetulan berada di lokasi langsung mengambil gambar. Tiba-tiba ada anggota TNI lain yang medekatinya dan merangkul dari belakang. Sony pun lalu digiring ke pos pengamanan setempat.

"Di pos itu saya diinterogasi. Ditanyai dari mana bahkan KTP saya juga difoto. Selain itu saya juga diancam agar gambar yang tadi saya abadikan tidak ditayangkan di televisi. Mereka juga meminta kamera saya dan mengambil kartu memori saya yang kemudian dipatahkan," terang Soni yang ditemui sejumlah media usai kejadian, minggu (2/10).

Saat sedang dinterogasi itu, tiba-tiba ada pukulan yang diarahkan ke kepala Sony yang masih menggunakan helm. Setelah itu, ada satu pukulan lagi yang kali ini mengenai pipi korban sebelah kiri bawah hingga lebam.

"Saya dikeroyok. Kalau tidak salah ada 10 hingga 12 anggota TNI yang mengelilingi saya. Seingat saya, dua atau tiga di antaranya yang memukul saya. Bahkan saya juga ditendang dari belakang," katanya. Setelah itu, Sony langsung dimasukkan ke dalam mobil PM dan dibawa ke kantor Detasemen Polisi Militer (Denpom) Madiun untuk diperiksa.

Ulah oknum TNI kepada korban itu langsung mengundang protes seluruh wartawan yang meliput di wilayah Madiun dan sekitarnya.

"Kekerasan oknum TNI terhadap wartawan harus dihentikan. Sudah sering oknum TNI melakukan hal tersebut yang tentu hal itu melanggar Undang-Undang no.40/1999 tentang Pers. Sebelumnya kasus serupa juga terjadi di Medan," kata Ketua Forum Wartawan se-Eks Keresidenan Madiun (FWM) Dirgo Suyono.

Dirgo yang juga mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan AJI Kediri dan Surabaya untuk mengambil sikap atas kejadian tersebut.

Terpisah, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri Afnan Subagyo mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan TNI terhadap jurnalis. "Kami mengecam keras kekerasan dan upaya menghalangi kerja jurnalis. Apa yang dilakukan tersebut jelas pelanggaran terhadap UU Pers. Panglima TNI harus mengusut tuntas, agar arogansi TNI tidak terus terulang," kata Afnan.

Sementara itu, Kepala Polres Madiun Kota AKBP Susatyo Condro Purnomo langsung mengambil sikap dengan meminta maaf atas dugaan penganiayaan dan tindak kekerasan yang dilakukan oknum anggota TNI terhadap jurnalis tersebut.

"Karena ini masih dalam pelaksanaan Operasi Aman Suro 2016, saya meminta maaf atas kejadian kekerasan yang menimpa Saudara Sony Misdananto, wartawan Net TV," ujarnya kepada wartawan. Ia menyayangkan peristiwa itu terjadi. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang. Terlebih wartawan atau jurnalis dengan TNI dan Polri adalah mitra.

Pihak Net TV sendiri melalui Muhammad Mustika, Kepala Biro Jawa Timur, mengatakan akan membawa kasus ini lebih lanjut.

"Net TV akan melanjutkan kasus ini. Kami akan melaporkan ke Denpom Madiun," tandasnya sambil menambahkan, pihaknya tengah perjalanan dari Surabaya menuju ke Denpom Madiun. (src/ntl/dtc/dio)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...