Ratusan warga saat antre akan membeli bahan pokok di operasi pasar yang digelar Disperindag. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE
Pada operasi pasar kali ini stok gula kembali ditambah yaitu menjadi 1 ton per hari. Sebelumnya hanya 850 kilogram per hari. “Awalnya dulu 1 ton tapi dikurangi. Saat ini ditambah lagi,” terangnya.
Disperindag Bojonegoro bersama Bulog Sub Divre III Bojonegoro menggelar operasi pasar sejak 28 Mei 2016. Rencananya, Disperindag bersama Bulog Sub Divre III Bojonegoro akan terus melakukan operasi pasar hingga menjelang hari Raya Idul Fitri mendatang. Selain itu, Disperindag juga telah melakukan pasar murah di 20 titik kecamatan di Bojonegoro yang berlangsung sejak 16 Mei hingga 10 Juni 2016.
Kepala Disperindag Kabupaten Bojonegoro Basuki berharap dengan operasi pasar dan pasar murah yang tengah gencar dilakukan oleh Disperindag mampu menekan harga sejumlah kebutuhan pokok agar tidak melambung tinggi.
Jika hal tersebut belum mampu berdampak maka Disperindag akan terus melakukan operasi pasar karena persediaan beras di Bulog untuk Kabupaten Bojonegoro sendiri masih cukup untuk 6 bulan ke depan.
"Kami harap harga bisa stabil dengan operasi pasar ini, kami akan kawal terus agar harga tidak melambung tinggi," tandasnya. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




