Minggu, 21 April 2019 18:04

Pemkab Bojonegoro Sisihkan DBH Migas Rp 100 Miliar untuk Generasi Mendatang

Senin, 30 Mei 2016 15:27 WIB
Pemkab Bojonegoro Sisihkan DBH Migas Rp 100 Miliar untuk Generasi Mendatang
Adanya industrialisasi migas dapat membawa manfaat, salah satunya Bojonegoro punya tabungan dana triliunan dari penerimaan DBH Migas. foto: eky nurhadi/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada tahun 2016 ini menyisihkan sebagian penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas senilai Rp100 miliar dari total penerimaan sebesar Rp 800 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi generasi di masa mendatang.

“Tahun 2016 ini DBH migas yang kita terima, kita sisihkan Rp100 miliar untuk keperluan jangka panjang,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Bojonegoro, Ibnu Suyuti, Senin (30/5).

Menurutnya, dana DBH Migas akan terus disisihkan dan disimpan sebagai dana abadi migas hingga berakhirnya produksi migas di Bojonegoro. Namun, kata dia, penyimpanan dana abadi migas itu akan diatur dalam peraturan daerah.

Nantinya, kata dia, dana abadi migas itu dipergunakan untuk meningkatkan sumber daya manusia di Bojonegoro. Dana abadi migas itu baru bisa diambil setelah produksi minyak mentah di Bojonegoro berakhir.

Sementara itu, Bupati Suyoto mengatakan, dana abadi migas itu akan disimpan dalam deposito khusus di bank. Kang Yoto memperkirakan dana yang tersimpan di dana abadi migas itu bisa mencapai Rp 20 triliun setelah beberapa tahun.

“Dana abadi migas itu hanya bisa dipakai untuk membiayai pendidikan anak-anak Bojonegoro di masa mendatang. Misalnya untuk memberi beasiswa dari kalangan keluarga tidak mampu,” tandasnya.

Selain digunakan untuk sektor pendidikan, dana migas juga digunakan untuk membangun infrastruktur di Bojonegoro seperti jalan dan jembatan. Selain itu, juga digunakan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di pedesaan. (nur/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...