Minggu, 17 Februari 2019 07:40

Pemkab Bojonegoro Sisihkan DBH Migas Rp 100 Miliar untuk Generasi Mendatang

Senin, 30 Mei 2016 15:27 WIB
Pemkab Bojonegoro Sisihkan DBH Migas Rp 100 Miliar untuk Generasi Mendatang
Adanya industrialisasi migas dapat membawa manfaat, salah satunya Bojonegoro punya tabungan dana triliunan dari penerimaan DBH Migas. foto: eky nurhadi/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada tahun 2016 ini menyisihkan sebagian penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas senilai Rp100 miliar dari total penerimaan sebesar Rp 800 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi generasi di masa mendatang.

“Tahun 2016 ini DBH migas yang kita terima, kita sisihkan Rp100 miliar untuk keperluan jangka panjang,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Bojonegoro, Ibnu Suyuti, Senin (30/5).

Menurutnya, dana DBH Migas akan terus disisihkan dan disimpan sebagai dana abadi migas hingga berakhirnya produksi migas di Bojonegoro. Namun, kata dia, penyimpanan dana abadi migas itu akan diatur dalam peraturan daerah.

Nantinya, kata dia, dana abadi migas itu dipergunakan untuk meningkatkan sumber daya manusia di Bojonegoro. Dana abadi migas itu baru bisa diambil setelah produksi minyak mentah di Bojonegoro berakhir.

Sementara itu, Bupati Suyoto mengatakan, dana abadi migas itu akan disimpan dalam deposito khusus di bank. Kang Yoto memperkirakan dana yang tersimpan di dana abadi migas itu bisa mencapai Rp 20 triliun setelah beberapa tahun.

“Dana abadi migas itu hanya bisa dipakai untuk membiayai pendidikan anak-anak Bojonegoro di masa mendatang. Misalnya untuk memberi beasiswa dari kalangan keluarga tidak mampu,” tandasnya.

Selain digunakan untuk sektor pendidikan, dana migas juga digunakan untuk membangun infrastruktur di Bojonegoro seperti jalan dan jembatan. Selain itu, juga digunakan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di pedesaan. (nur/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...