Banser 'Duduki' Kantor PCNU Gresik

Banser AMANKAN: Puluhan Banser ketika apel penjagaan kantor PCNU Gresik. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

Sururi mengaku, bahwa pihak panitia Konfercab sudah mengundang Ketua PWNU Jatim, Hasan Mutawakil Alallah untuk menghadiri Konfercab NU Gresik pada 28 Februari. "Semalam (Kamis malam,red) Pak Nurrudin dah kontak Pak Mutawakil. Kata Pak Mutawakil sudah terima undangan dan siap menghadiri Konfercab," jelasnya.

Untuk itu, panitia Konfercab NU Gresik Jumat (26/2) mengadakan rapat untuk memersiapkan tindaklanjut Konfercab. Rapat pengurus dan panitia Konfercab NU Jumat (26/2) dihadiri oleh beberapa petinggi PCNU. Di antaranya, KH Mahfudz Ma'sum, KH Robbach Ma'sum, Nurrudin, Sururi dan lainnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya PBNU mengeluarkan surat berisikan penundaan Konfercab NU Gresik. Surat tersebut turun kemarin (25/2). Menyikapi surat PBNU tersebut, Forum Penyelamat NU Cabang Gresik yang terdiri dari 14 Majelis Wakil Cabang (MWC), serta empat Badan Otonom (Banom) NU meminta agar panitia membatalkan konfercab. 

Hal tersebut diungkapkan Muhammad Faizin, Ketua Forum Penyelamat NU Gresik. Ia mengatakan bahwa masa khidmat kepengurusan PCNU Kabupaten Gresik tahun 2010- 2015 telah habis pe rtanggal 27 Desember 2015. Oleh karena itu saat ini PCNU Gresik dipimpin Pj setingkat Pelaksana Tugas yang pengangkatannya oleh Ketua Tanfidziyah.

"Seharusnya pada saat terjadi kekosongan pimpinan ketua, maka seluruh kewenangan kebijakan organisasi berada di PBNU dengan menugaskan Caretaker untuk melaksanakan kegiatan organisasi. Termasuk pelaksanaan Konfercab NU Kabupaten Gresik," jelas Faizin, Kamis (25/2) kemarin.

Faizin menyatakan, kalau Konfercab NU dipaksakan tetap dilaksanakan pada 28 Februari 2016, maka kegiatan tersebut bertentangan dengan AD/ART NU. Alasannya, saat ini PCNU telah menetapkan anggota AHWA sebanyak 10 orang.

"Keputusan ini bertentangan dengan AD/ART bahwa pemilihan calon AHWA dipilih dalam Rapat Syuriah MWC dengan Syuriah Ranting NU Se-Cabang Gresik," ujarnya. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO