Ngaku Ditonjok Dua Kali oleh Masinton, Dita Langsung Pusing, Mata Berkunang-Kunang

Ngaku Ditonjok Dua Kali oleh Masinton, Dita Langsung Pusing, Mata Berkunang-Kunang Wajah Dita Aditia tampak lebam. Foto: warta kota/tribunenews

Menurut penuturannya, itu bukanlah yang pertama kalinya. Pada 17 November 2015, Masinton pernah memukulnya di apartemen. Masinton meminta jalan damai, berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, Wibi Andrino menampik kabar bahwa Dita sedang mabuk berat ketika berada di dalam mobil bersama Masinton. "Ah tidak benar itu. Mana ada orang mabuk bisa membuat BAP di kantor polisi," ucap Wibi. Ia mengaku tak terima dengan perlakuan Masinton pada Dita. "Dita ini aspri statusnya. Aspri DPR RI. Digaji negara bukan digaji majikan buat dipukul-pukul," tambahnya.

Wibi Andrino menuturkan kenapa ia melaporkan kasus Dita ke LBH APIK. "Kami laporkan ke Apik karena hal ini murni kepada perempuan. Bukan politis," ujar Wibi Andrino di Jakarta, Senin (1/2). Sebelumnya, Wibi menegaskan bahwa Masinton memukul Dita karena kesal disomasi Nasdem terkait kasus mobil 8. "Saya tegaskan ini murni pidana, kekerasan terhadap perempuan dan sama sekali tak ada unsur politik," katanya.

Masinton Pasaribu tidak mau ambil pusing terkait Dita Aditya ke Bareskrim. "Kejadiannya bukan kayak gitu kok," kata Masinton.

Politisi PDIP itu menceritakan, peristiwa itu terjadi pada tanggal 21 Januari 2016 lalu. Menurut dia, Dita saat itu dalam kondisi mabuk saat dijemput di bar kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Menurut Masinton, Dita meminta dijemput oleh staf ahlinya untuk diantarkan pulang. Merasa tidak masalah, Masinton, staf ahli dan supirnya menuju bar tersebut. Tiba di lokasi, kondisi Dita ternyata sudah sempoyongan.

Dita, lanjut Masinton, langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di sebelah sopir. Di tengah jalan, ternyata Dita teriak-teriak minta diambilkan mobilnya di kantor DPP NasDem.

Mobil Dita langsung diambil staf ahli Masinton. Kemudian, kata Masinton, di dalam mobil hanya sisa dirinya, Dita dan sopir. Di dalam perjalanan sekitar bilangan Jalan Otista, Jakarta Timur, Dita kembali teriak-teriak bahkan hingga muntah di dalam mobil.

Menurut Masinton, dalam situasi ini kejadian pemukulan itu terjadi. Namun, dia mengklaim pemukulan itu tidak disengaja. Selain itu, tindakan itu juga dilakukan sopirnya

Sumber: warta kota

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral, Sopir Truk Sampah Dihajar Oknum Polisi, Korban Laporkan ke Propam':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO