Kamis, 28 Mei 2020 03:45

Polres Probolinggo akan Bentuk Tim Khusus Tangani Santet

Rabu, 30 Desember 2015 17:52 WIB
Polres Probolinggo akan Bentuk Tim Khusus Tangani Santet
Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan. foto: andi/ BANGSAONLINE

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Isu santet yang memicu gejolak masyarakat cukup marak sepanjang tahun 2015 di Kabupaten Probolinggo. Tak heran, Polres Probolinggo mengandalkan sumpah pocong sebagai salah satu alternatif.

"Tahun 2015 kasus yang dipicu isu santet cukup sering. Karenanya, kami mencari solusi untuk meredam dampak isu santet. Sumpah pocong cukup melegakan masyarakat," kata Kapolres AKBP Iwan Setiawan, saat ungkap kasus kriminal, lalu lintas dan narkoba tahun 2015 di Mapolres, Rabu (30/12).

Selain itu, Polres Probolinggo berencana membentuk tim terpadu khusus menangani konflik isu santet. Menurut Iwan, tim terpadu itu terdiri atas Polri, Dinas Kesehatan, MUI, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Probolinggo terkait pembentukan tim terpadu tersebut. Kami berharap Surat Keputusan (SK) tim terpadu tersebut segera keluar, agar tim bisa segera bekerja," jelasnya.

Bila melihat fakta, kasus isu santet cukup marak. Dalam catatan, warga sangat mudah terpancing isu santet, dan tak segan mengepung rumah warga yang dituduh punya santet. Isu santet belakangan terjadi di Desa Kalibuntu dan Sidopokso kecamatan Kraksaan, serta Desa Penambangan Kecamatan Pajarakan.

Di Desa Kalibuntu, belum lama ini terjadi aksi penggerebekan dan perusakan rumah warga yang dituduh punya santet.

Di Desa Penambangan, seorang warga juga dituduh punya santet hanya karena memendam sesuatu yang diberikan oleh kiai.

Di tempat terpisah, Bupati Probolinggo Tantriana Sari merespon positif pembentukan tim terpadu penanganan konflik isu santet. Namun, tidak akan ada anggaran khusus yang dialokasikan untuk tim terpadu tersebut. Sebab, anggota tim terpadu itu sendiri merupakan PNS (pegawai negeri sipil) dan anggota Polri.

Dia juga mengaku sudah menerima surat pengajuan pembentukan tim terpadu penanganan konflik isu santet tersebut. Pihaknya pun menyetujui upaya dari Polres Probolinggo tersebut.

”Saya mendukung, upaya pencegahan konflik isu santet. Karena, sering masalah isu santet yang menimbulkan tindak kriminal,” katanya. (ndi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...