Spektakuler! PP Amanatul Ummah Wisuda 565 Penghafal Quran, 128 Santri Hafal 30 Juz

Spektakuler! PP Amanatul Ummah Wisuda 565 Penghafal Quran, 128 Santri Hafal 30 Juz Para hafidz dan hafidzah SMP Unggulan Fullday dan SMP Unggulan Berbasis Pesantren (BP) Pondok Pesantren Amanatul Ummah dalam acara wisuda tahfdiz perdana di Kantor JKSN Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Rabu(10/6/2026). Foto: mma/bangsaonline

Menurut Kiai Asep, mereka berusaha mengkritisi dan mengubah kata serta penafsiran ayat Al Quran.

“Tapi mereka gagal,” tutur Kiai Asep.

Menurut Kiai Asep, Allah menjaga Al Quran juga lewat para yang jumlahnya terus bertambah.

“Karena itu bapak ibu bersyukurlah karena anak-anak ibu mencintai Al Quran,” ujar Kiai Asep.

Pantauan BANGSAONLINE, perkembangan santri penghafal Al Quran di Amanatul Ummah memang terus mengalami lonjakan pesat dan drastis. Pada hari ini saja, Rabu (10/6/2026), ada tiga acara di pesantren yang didirikan dan diasuh Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA itu.

Pertama, Wisuda Tahfidz I SMP Unggulan Fullday dan SMP Berbasis Pesantren (BP) Amanatul Ummah Surabaya. Acara ini digelar pagi hari di Kantor JKSN Jalan Siwalankerto Utara Surabaya.

Kedua, Wisuda Tahfidz SMA Unggulan BP Amanatul Ummah Pacet Mojokerto untuk kategori hafal 9 higga 15 juz. Acara ini digelar pagi hari di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. 

Acara Wisuda Tahfidz SMA Unggulan Berbasis Pesantren di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pecet Mojokerto, Rabu (10/6/2026). Foto: bangsaonline.

Ketiga, Wisuda Tahfidz SMA Unggulan BP Amanatul Ummah Pacet Mojokerto untuk kategori hafal 30 juz. Acara yang juga digelar di Masjid Raya KH Abdul Chalim itu dihadiri Bupati Mojokerto Dr Muhamamd Al Barra (Gus Bara).

Sementara para santri di bawah 30 juz mencapai 437 santri. Total tahun 2026 ini Amanatul Ummah mewisuda 565 santri penghafal Al Quran.

Gus Azmi, panggilan Muhammad Dzul Azmi Al-Mutawakkil Alallah, koordinator SMP Unggulan Fullday dan SMP BP Amanatul Ummah, mengapresiasi akselerasi para santri tersebut. Terutama para siswa-siswi SMP Unggulan Fullday dan SMP BP Amanatul Ummah Surabaya yang baru menggelar wisuda I atau pertama kali. Tapi sudah mencapai prestasi tinggi.

“Ini luar biasa. Saya masih ingat dulu SMP BP Pacet untuk wisuda pertamanya hanya 10 juz. Sekarang SMP Fullday dan SMP BP hafal 11 hingga 12 juz,” ujar Gus Azmi saat sambutan di depan para santri dan wali santri yang memenuhi ruangan kantor JKSN.

Menurut Gus Azmi, para kelak akan diberi mahkota dan jubah oleh Allah SWT.

“Yang sinarnya lebih terang dari sinar matahari,” ujar Gus Azmi mengutip sebuah Hadits.

Bahkan, menurut Gus Azmi, Allah SWT tidak hanya memberi mahkota dan jubah kepada tapi juga kepada para orang tua mereka. Karena itu, tegas Gus Azmi, berbahagialah para orang tua yang memiliki putra-putri hafal Al Quran.

Putra Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim tersebut juga mengapresiasi para guru Amanatul Ummah yang telah sukses mendidik dan mencerdaskan para santri. Sehingga menempatkan Amanatul Ummah sebagai lembaga pendidikan terbaik dan termaju di Indonesia.

Muhammad Dzul Azmi Al-Mutawakkil Alallah (Gus Azmi) saat sambutan dalam acara Wisuda Tahfidz perdana SMP Unggulan Fullday dan SMP Unggulan Berbasis Pesantren (BP) Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya di Kantor JKSN Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Rabu(10/6/2026). Foto: mma/bangsaonline

Gus Azmi yang baru menyelesaikan S-2 di University of Buckingham Inggris itu mengaku mencapai prestasi akademik setelah belajar di Amanatul Ummah. Ia becerita sewaktu lulus SD ia tak mengerti ilmu eksakta seperti metematika, fisika, dan ilmu pasti lainnya. Tapi begitu belajar di Amanatul Ummah ia justru juara olimpiade ilmu eksakta. Bahkan ia diterima di Fakultas Farmasi Unair.

Karena itu, tegas Gus Azmi, bapak ibu tidak usah bingung menyekolahkan putra-purinya, daftarkan saja ke SMA atau Madrasah Aliyah Amanatul Ummah.

Amanatul Ummah Surabaya memang baru kali pertama mewisuda para . Tapi Kiai Asep telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk mempercepat pengembangan lembaga pendidikan Amanatul Ummah Surabaya.

“Saya sudah beli tanah ribuan meter untuk bangun gadung SMP yang megah sehingga SMP Amanatul Ummah Surabaya menjadi sekolah terbaik dan paling favorit di Surabaya. Parkirnya sangat luas sehingga mobil bisa masuk,”ujar kiai miliarder tapi dermawan itu sembari mengajak BANGSAONLINE untuk menyaksikan tanah di depan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur yang baru dibelinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO