KH Imam Buchori penasehat Tretan Biosaka Ibnu Cholil Madura saat melakukan penyemprotan cairan Biosaka
Ia menjelaskan, Biosaka yang digunakan merupakan Biosaka level satu yang dikenal ramah lingkungan dan tidak mengandung bahan berbahaya bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya.
"Biosaka yang kami gunakan adalah Biosaka level satu. Ini bukan bahan kimia berbahaya, melainkan hasil pengembangan yang selama ini dikenal memiliki banyak manfaat. Selain membantu mengurangi bau, juga dapat membantu mengusir lalat dan mendukung lingkungan yang lebih nyaman," jelasnya.
KH Imam Buchori menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara yang aman dan berkelanjutan.
"Penyemprotan ini tidak membahayakan manusia, hewan maupun tumbuhan. Justru kami berharap dapat membantu mengurangi berbagai faktor yang mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi pembuangan sampah," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang pekerja TPS 3R, Abdul Kholil, mengaku merasakan perubahan setelah penyemprotan dilakukan Dia mengaku bau menyengat dari tumpukan sampah mulai berkurang.
"Saya setiap hari bekerja di sini, sehingga sangat paham kondisi dan bau yang berasal dari sampah. Setelah dilakukan penyemprotan, bau yang biasanya cukup menyengat terasa mulai berkurang," katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Tretan Biosaka Ibnu Cholil Madura berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat. (uzi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




