MADINAH,BANGSAONLINE.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan seluruh jemaah haji yang tergabung dalam Kloter KJT-04 telah melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia dengan aman setelah penerbangan mereka sempat tertunda akibat kendala teknis pesawat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha, menjelaskan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5288 yang melayani kepulangan jemaah Kloter KJT-04 awalnya dijadwalkan lepas landas pada Kamis (04/06/2026) pukul 18.50 Waktu Arab Saudi.
BACA JUGA:
- Kisah Isrudin, Jemaah Kloter PLM 13 yang Rawat Empat Lansia dan Apresiasi Haji 2026
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Kemenhaj Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah Sejak 2025
- Tiba di Tanah Air, Jemaah Kloter 65 dari Mojokerto Apresiasi Peningkatan Layanan Haji
Namun sebelum keberangkatan, pihak maskapai mendeteksi adanya kendala teknis pada pesawat sehingga penerbangan tidak dapat dilakukan sesuai jadwal.
Demi menjamin keselamatan seluruh penumpang, maskapai memutuskan menunda keberangkatan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan secara menyeluruh.
"Kami menegaskan bahwa keselamatan jemaah merupakan prioritas utama. Karena itu, setiap prosedur pemeriksaan dan penanganan teknis harus dipastikan selesai sebelum pesawat diizinkan terbang," ujar Ichsan di Madinah, Jumat (05/06/2026).
Setelah seluruh proses perbaikan dan pemeriksaan teknis dinyatakan selesai, pesawat akhirnya diberangkatkan pada pukul 02.19 Waktu Arab Saudi. Seluruh jemaah Kloter KJT-04 dapat melanjutkan perjalanan menuju Tanah Air dalam kondisi aman.
"Alhamdulillah, seluruh jemaah dapat diberangkatkan dengan aman dan penerbangan berlangsung lancar. Kami terus mengawal proses kepulangan jemaah agar aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




