Ringkasan Berita
- Kebakaran ladang tebu di Kediri terjadi pada Minggu (7/6/2026) di Dusun Minggiran, Desa Ngancar, menghanguskan hektaran tanaman milik Supriono.
- Kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta, dengan tanaman yang berhasil diselamatkan senilai Rp20 juta, dan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
- Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih bergerak dalam waktu 4 menit setelah laporan diterima dan berhasil memadamkan api menggunakan satu unit armada berkapasitas 2.500 liter.
- Penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran daduk (daun tebu) yang tidak terkendali akibat hembusan angin kencang.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Hektaran tanaman tebu di Dusun Minggiran, Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, terbakar pada Minggu (7/6/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan pemilik lahan, Supriono, mengalami kerugian hingga Rp100 juta.
Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyebut laporan kebakaran diterima dari pemilik lahan pada pukul 11.58 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih kemudian bergerak menuju lokasi pukul 12.02 WIB dan tiba pada pukul 12.30 WIB.
“Begitu tiba di lokasi, Tim Damkar Kabupaten Kediri langsung melakukan pemadaman kebakaran dengan menggunakan 1 unit armada Pos Ngadiluwih berkapasitas 2.500 liter,” kata Kaleb.
Disampaikan pula olehnya bahwa api berhasil dipadamkan sesuai prosedur tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta, sementara tanaman yang berhasil diselamatkan senilai Rp20 juta.
“Penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran daduk (daun tebu). Karena hembusan angin yang kencang, api tidak terkendali,” pungkasnya. (uji/mar)










