Menko Zulhas Sebut Alasan Pergantian Kepala BGN: Presiden Dengar Aspirasi Rakyat

Menko Zulhas Sebut Alasan Pergantian Kepala BGN: Presiden Dengar Aspirasi Rakyat Menko Zulkifli Hasan

JAKARTA,BANGSAONLINE.com -Menteri Koordinator Bidang Pangan (Zulhas) menilai penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional () yang baru merupakan bukti Presiden Prabowo Subianto mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Ya itu artinya Pak Presiden kan sangat mendengar suara dari masyarakat, yang kedua, Bu Nanik saya kenal baik, sering rapat dengan saya, termasuk ibu Agustina Arumsari, termasuk Pak Trenggono, ketiga-tiganya saya kenal baik," kata Zulhas saat ditemui di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Rabu (3/6/2026).

Zulhas mengatakan pergantian pimpinan diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (), terutama di daerah tertinggal dan sekolah berbasis keagamaan. Menurut dia, kualitas program juga harus tetap terjaga.

"Saya kira ini momentum untuk kita mempercepat agar bisa bekerja dengan baik, terutama daerah tertinggal, atau sekolah berbasis agama, dan kualitas yang terjaga," infonya.

Ketua Umum PAN itu mengaku mengenal baik tiga sosok pimpinan baru . Karena kerap berkoordinasi dalam berbagai rapat, ia meyakini ketiganya mampu meningkatkan kinerja lembaga tersebut dalam menjalankan program .

"(Hal yang perlu diperbaiki) ya tadi kualitas. Kemudian saya juga kenal dengan ketiganya karena sering rapat dengan saya. Saya meyakini tiga beliau mampu untuk mendorong lebih baik," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari. Ia berharap kepemimpinan baru dapat memperbaiki tata kelola program sekaligus meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat, baik dari sisi gizi maupun ekonomi.

"Ya kita harapkan agar pimpinan baru membuat tata kelola semakin baik, kualitas gizi semakin baik, semua dampak dampak dari ini, bukan hanya dari makanan tetapi dari sisi ekonomi juga meningkat lebih baik, selamat bekerja Bu Nanik," kata Qodari.

Zulhas dan Qodari menyampaikan pernyataan tersebut di sela rapat konsolidasi yang berlangsung di SICC, Bogor, Jawa Barat. 

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan hadir untuk memberikan arahan langsung kepada kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Sejumlah menteri juga terlihat menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Hingga kini, rapat masih berlangsung di dalam gedung SICC.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo mengganti Kepala Dadan Hindayana beserta para wakilnya. Keputusan itu diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi selama sekitar 1,5 tahun.

"Tentunya selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera tentu kita perbaiki," kata Prasetyo kepada wartawan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO