Dapur SPPG Sidorejo 2 yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo nomor 22 Tuban mendapatkan keluhan dari wali murid.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Gizi Nasional (BGN) didesak untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja Dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sidorejo 2 Tuban. Langkah tegas ini diminta setelah dapur yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo tersebut kedapatan menyajikan menu yang diduga basi kepada siswa sekolah.
Desakan evaluasi tersebut salah satunya datang dari Wakil Ketua I DPRD Tuban, H. Mohammad Miyadi. Menurutnya, BGN harus bergerak cepat agar kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga.
BACA JUGA:
- Polres Pamekasan Dalami Dugaan Rangkap Jabatan Korwil BGN, Pemeriksaan Maraton 10 Jam
- Setop Sementara Bangun Dapur MBG Baru, BGN Bakal Libatkan Kantin Sekolah
- Efisiensi Anggaran, BGN Stop Sementara Pendaftaran Dapur MBG Baru
- Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung Atas Dugaan Jual Beli Titik SPPG
"Melihat kejadian itu semestinya ada evaluasi oleh BGN terhadap SPPG Sidorejo 2 Tuban tersebut," ujar Miyadi kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).
Miyadi menambahkan, program MBG merupakan program bersama yang harus didukung oleh semua pihak. Oleh karena itu, jika ditemukan masalah fatal seperti menu makanan yang basi, proses evaluasi total tidak boleh ditunda-tunda.
"Pengawasan dan evaluasi ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegasnya.
Keluhan serupa juga disuarakan oleh para wali murid. Mereka berharap ada pembenahan total dari manajemen SPPG Sidorejo 2 Tuban. Jika kualitas pelayanan tidak segera membaik, warga meminta BGN memberikan sanksi tegas berupa pembekuan sementara (suspend).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




