Lokasi gedung RSUD Dr. Soetomo yang terbakar
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Kebakaran hebat melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) milik RSUD Dr Soetomo di Jalan Dharmawangsa, Kota Surabaya, Jumat (15/5/2026) pagi.
Api dilaporkan muncul sekitar pukul 06.30 WIB dari lantai lima gedung pelayanan jantung tersebut.
Dalam proses evakuasi 30 pasien dari gedung PPJT, satu pasien dilaporkan meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial S, 46, warga Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.
Sementara satu pasien lainnya berada dalam kondisi kritis dan langsung mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.
Kobaran api disertai asap hitam pekat sempat menyelimuti bagian atas gedung dan memicu kepanikan di lingkungan rumah sakit.
Ketua Tim Kerja Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Trianjaya, mengatakan titik api diduga berasal dari area ruang bedah jantung dan ruang dokter di lantai lima.
Selama proses penanganan, petugas mengerahkan dua unit bronto skylift setinggi 55 meter dan 42 meter untuk membantu evakuasi pasien dari gedung bertingkat tersebut.
“Titik api dari lantai 5. Infonya dari ruang bedah jantung. Ada ruang dokter dan profesor. Yang kami pakai bronto skylift 42 meter untuk mengevakuasi dua pasien dari lantai 6,” jelasnya.
Pasca kebakaran, tim Inafis Polrestabes Surabaya bersama Polsek Gubeng melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Iptu Dwi Susanto membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
"Kami bersama tim indentifikasi telah melakukan oleh TKP, bahwa benar yang terbakar adalah ruang oprasi lantai 5, dan penyebabnya adalah konsleting Kabel yang ada di jalur arus tinggi dilantai 5 yang menuju di beberapa lantai," ujarnya di hari yang sama.
Dwi mengatakan, pihak kepolisian belum dapat melanjutkan proses penyelidikan karena laporan resmi dari pihak rumah sakit belum diterima.
"Jadi kami belum bisa melakukan penyelidikan karena pihak management RSUD Dr. Soetomo belum memberikan laporan atau melapor ke Polsek Gubeng. Laporan merupakan hal penting menggugat siapa yang dirugikan atau siapa yang seharusnya bertanggung jawab, namun hingga Jumat siang pukul 15.00 WIB belum ada yang melapor," tegas Dwi Susanto.
Sementara itu, pihak RSUD Dr Soetomo membantah ruang yang terbakar merupakan ruang operasi maupun ruang penanganan medis.
Perwakilan rumah sakit, Cita Rosita Sigit, menyebut sumber kebakaran berada di area tangga darurat samping apotek lantai lima.
"Jadi kami perjelaskan bahwa yang terbakar itu samping apotik bukan diruang oprasi. Dan pada saat itu pihak petugas rumah sakit telah berupaya memadamkan mengunakan apar namun entah bagaiamana kurang maksimalnya fungsi, kami masih melakukan intemigasi atau pengecekan nantinya," ujarnya. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




