Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan saat podcast bersama BANGSAONLINE dalam program Jawara atau akronim dari Jagongan Wakil Rakyat.
Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan memastikan anggaran dropping air bersih melalui BPBD disiapkan sebelum puncak kemarau. Namun, mereka menekankan solusi jangka panjang berupa pembangunan sumur bor dan pipanisasi dari sumber air Umbulan.
"Truk tangki hanya solusi sementara. Kita harus membangun pipanisasi agar akses air bersih lebih permanen," kata Ning Faiz, sapaan akrab Faizaturrohmah.
Selain itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan mendorong keterlibatan CSR perusahaan untuk membangun tandon dan sumur bor, serta partisipasi warga dalam menjaga fasilitas air.
"CSR jangan hanya sembako, tapi harus bangun sumur bor atau tandon permanen," ucap Cak Karim.
Munawir mengajak warga tetap melapor jika distribusi air belum sampai.
"Tetap sabar dan terus laporkan melalui perangkat desa. Suara kalian adalah penggerak kerja kami," tuturnya. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




