Pasuruan Mandiri Pangan, Dewan Fokus Sejahterakan Peternak dan Nelayan

Pasuruan Mandiri Pangan, Dewan Fokus Sejahterakan Peternak dan Nelayan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan saat podcast bersama BANGSAONLINE dalam program Jawara atau akronim dari Jagongan Wakil Rakyat.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmen untuk memperkuat sektor peternakan, dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk 'Pasuruan Mandiri Pangan: Memacu Sektor Ternak & Perikanan' yang menghadirkan Saad Muafi, Nur Laila, dan Fatiyyah Azzahro.

Gus Afi menyoroti tingginya biaya input yang membebani peternak dan nelayan. 

“Masalah utamanya adalah biaya input yang tinggi. Kami mendorong adanya intervensi harga pakan dan bibit unggul agar peternak dan nelayan tidak hanya kerja keras, tapi juga kerja untung,” ujarnya.

Sedangkan Ning Ila menekankan perlunya modernisasi teknologi. 

“Banyak nelayan kita masih pakai insting, bukan radar atau data cuaca real-time. Begitu juga peternak. Komisi II mendorong modernisasi alat agar efisiensi meningkat,” katanya.

Sementara Fatiyah menyoroti pentingnya hilirisasi agar nilai tambah produk tetap di desa. 

“Komisi II mendorong pembangunan pabrik mini pengolahan susu dan pengalengan ikan skala UMKM. Kita ingin nilai tambahnya tinggal di desa, bukan dibawa ke luar kota,” ucapnya.

Selain itu, DPRD Kabupaten Pasuruan memastikan anggaran asuransi ternak masuk APBD untuk melindungi peternak dari risiko wabah. 

“Jika ada sapi yang mati karena wabah, peternak dapat ganti rugi. Ini ‘safety net’ agar mereka tidak bangkrut total,” kata Gus Afi.

Untuk sektor perikanan, ia menyatakan bahwa DPRD Kabupaten Pasuruan mendorong perbaikan dermaga, akses solar subsidi, serta teknologi budidaya Bioflok. 

“Kami sering sidak ke SPBN untuk memastikan solar tepat sasaran, jangan sampai diborong tengkulak,” imbuhnya.

Sebagai penutup, para narasumber mengajak peternak dan nelayan muda untuk kreatif dan adaptif. 

“Susu dan ikan Pasuruan adalah yang terbaik, mari kita beri merek dan jual ke seluruh dunia,” kata Fatiyah. (red)