Khutbah Idul Fitri, Kiai Asep Doakan Mujtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran

Khutbah Idul Fitri, Kiai Asep Doakan Mujtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, saat khutbah shalat Idul Fitri 1447 Hijriyah di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kembangbelor Pacet Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2026). Foto: MMA/bangsaonline

"Pembunuhan tokoh seperti itu menunjukkan betapa pentingnya dirinya dan betapa bencinya musuh-musuh Islam terhadapnya," ujar Mujtaba.

"Para anti Islamis harus tahu bahwa menumpahkan darah di kaki pohon sistem Islam hanya akan membuatnya semakin kuat, dan tentu saja, setiap darah memiliki harga yang harus segera dibayar oleh para pembunuh keji pada para martir," ucap Mujtaba yang dikutip kantor berita semi resmi Iran Tasnim. 

Pernyataan senada disampaikan Kepala Angkatan Darat Iran Amir Hatami. Ia secara tegas mengatakan akan melakukan pembalasan terhadap Israel. 

Menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, terbunuhnya Ali Larijani tidak akan menjadi pukulan fatak bagi kepemimpinan Iran. Dikkutip Al Jazeera, Menlu Iran Abbas mengatakan bahwa Amerika dan Israel belum menyadari bahwa pemerintah Iran tidak tergantung pada satu individu saja.

Ia memberi contoh terbunuhnya Ali Khamenei. Meskipun pemimpin tertingginya terbunuh, tapi sistem di Iran tetap berlanjut.

Pada khutbah pertama, Kiai Asep menguraikan tentang larangan berpuasa pada Idul Fitri.

“Sekarang kita disuruh makan-makan. Tapi tak boleh berlebihan,” ujar kiai miliarder tapi dermawan itu sembari menegaskan bahwa haram hukumnya berpuasa pada Idul Fitri.

Kiai Asep juga mengungkapkan bahwa puasa harus berdampak positif pada kehidupan kita.

“Untuk memastikan puasa kita diterima kita lihat kehidupan kita selanjutnya,” ujar Kiai Asep.

“Kalau kita semakin tekun beribadah berarti puasa kita diterima,” tambah Kiai Asep.

Apalagi kalau kita, misalnya rajin qiyamul lail walau hanya satu kali. Menurut Kiai Aep, bisa jadi kita mendapat lailatul qadar, yaitu malam kemulyaan dan keberkahan pada bulan Ramadan yang nilainya lebih baik dari 1.000 bulan.

Menurut Kiai Asep, agar puasa kita lebih sempurna maka lengkapilah dengan acara silaturahim untuk saling memaafkan.

“Bentuknya bisa acara halal bihalal,” ujarnya.

Dalam acara shalat ied itu Kiai Asep menyiapkan makanan di beberapa tempat di kawasan masjid. Semua jemaah shalat ied dipersilakan makan bersama. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO