Layanan Uji KIR di Tuban Tutup Sementara, Pemerintah Pusat Perbaiki Sistem RFID dan Fullcycle

Layanan Uji KIR di Tuban Tutup Sementara, Pemerintah Pusat Perbaiki Sistem RFID dan Fullcycle

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pelayanan uji KIR kendaraan bermotor di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH Hub) Kabupaten Tuban dihentikan sementara.

Penghentian layanan tersebut dipicu proses migrasi sistem data, baik sistem RFID maupun Fullcycle yang hingga kini belum sepenuhnya normal.

Kepala DLH Hub Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, mengungkapkan kendala utama berada pada sistem pelayanan pemerintahan yang dikelola secara terpusat. Sehingga hal itu berdampak pada layanan di daerah.

Anton menjelaskan, meskipun pendaftaran uji KIR dapat dilakukan secara daring oleh pemilik kendaraan, proses pelayanan tidak dapat dilanjutkan karena seluruh data kendaraan wajib terhubung langsung dengan sistem Kementerian Perhubungan.

“Kami masih bisa menerima pendaftaran, tetapi data tidak bisa dikirim. Semua data uji KIR, termasuk dokumentasi kendaraan dari berbagai sisi, harus masuk ke database kementerian,” bebernya.

Gangguan sistem tersebut tidak hanya terjadi di Tuban, melainkan berlangsung secara nasional. Seluruh layanan uji KIR di Indonesia juga dihentikan sementara seiring dengan proses migrasi sistem di tingkat pusat.

“Informasi dari Kementerian Perhubungan, layanan seharusnya mulai normal kembali pada tanggal 19 Januari lalu. Namun hingga sekarang kami belum bisa memastikan karena sampai saat ini masih menunggu informasi dari pusat,” jelas Anton.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO