13,98 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Selama Januari-November 2025

13,98 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Selama Januari-November 2025 Ilustrasi. Foto: Ist

Hal ini dinilai sebagai bukti pertumbuhan sektor pariwisata yang kuat dan berkelanjutan. Kendati demikian, ia menyoroti tantangan pemerataan destinasi karena lebih dari 61 persen perjalanan wisatawan nusantara masih terkonsentrasi di 5 provinsi di Pulau Jawa, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten.

Kementerian Pariwisata mendorong diversifikasi destinasi melalui penguatan destinasi prioritas, destinasi regeneratif, serta pengembangan desa wisata di luar Jawa.

Mengutip data Kementerian Perhubungan, pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tercatat pergerakan wisatawan di 10 destinasi prioritas dan 3 destinasi regeneratif mencapai 11,81 juta, tumbuh 10,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam rangka menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kementerian Pariwisata menerbitkan surat edaran kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata dengan modul CHSE dan kebencanaan, serta melakukan koordinasi lintas kementerian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Selain itu, Kementerian Pariwisata menyiapkan insentif transportasi, promosi paket wisata tematik, kampanye digital #DiIndonesiaAja, serta pameran pariwisata seperti Bangga Berwisata di Indonesia Travel Fair dan Wonderful Indonesia Tourism Forum.

Program Bina (Belanja di Indonesia Aja) Indonesia Great Sale 2025 juga digelar sebagai bentuk kolaborasi dengan mitra, mencatat nilai transaksi sekitar Rp31 triliun. (rom)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO