Pembukaan Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur dengan Sulawesi Tenggara.
KENDARI, BANGSAONLINE.com - Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur dengan Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatatkan kesuksesan besar. Dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, transaksi kali ini menembus Rp1.048.520.600.000,00.
“Alhamdulillah, misi dagang kali ini sukses dengan catatan transaksi sebesar Rp1.048.520.600.000,00. Misi dagang ini terus kita gelar di berbagai daerah di Indonesia untuk membantu pelaku usaha Jatim bertemu pasar yang lebih luas, sekaligus mendukung substitusi impor dan meningkatkan nilai perdagangan dalam negeri,” urai Khofifah.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
Nilai transaksi tersebut meningkat signifikan 690 persen atau Rp915,45 miliar dibanding capaian misi dagang sebelumnya di Sultra pada 2022 yang hanya Rp132,55 miliar dari 37 transaksi.
Produk unggulan Jatim yang mengalir ke Sultra antara lain kopi arabika, olahan pangan peternakan, gula merah tebu, susu sapi, daging sapi, daging ayam, pakan ikan, mesin pengupas sabut kelapa, bandeng presto, telur, fillet dori, makanan ringan, sambal hitam, garam, hingga kandang galvanis dengan total Rp663,91 miliar.
Sebaliknya, Jatim juga membeli komoditas dari Sultra senilai Rp384,60 miliar berupa arang batok kelapa, kelapa bulat, ikan tuna, cakalang, jagung, teh, ubi ketela, cengkeh, rumput laut kering, dan rempah-rempah. Perdagangan ini menunjukkan rantai pasok antarprovinsi yang saling melengkapi.
“Misi dagang ini bukan sekadar transaksi, tetapi momentum strategis untuk sama-sama saling memperkuat hilirisasi industri dan meningkatkan daya saing produk serta meningkatkan hubungan kerjasama ekonomi dan budaya kedua provinsi,” kata Khofifah.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




