Buka Jatim Fest 2025, Gubernur Khofifah Tegaskan Peran Strategis Gerbang Baru Nusantara

Buka Jatim Fest 2025, Gubernur Khofifah Tegaskan Peran Strategis Gerbang Baru Nusantara

Elemen-elemen logo mencerminkan identitas dan aspirasi provinsi: Reog sebagai kekuatan budaya, Keris sebagai kearifan, Gunung Bromo sebagai keteguhan, Laut sebagai penghubung antarbudaya, Padi sebagai simbol kesejahteraan, Rusa Bawen sebagai harmoni alam, serta kuliner Wingko Babat sebagai simbol keramahan. 

Semuanya berpadu dalam angka 80, menandakan usia provinsi sekaligus optimisme menyongsong masa depan.

“Saya sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dan kreativitas anak muda. Logo ini bukan sekadar simbol visual, tetapi cerminan gotong royong, harmoni, dan optimisme Jawa Timur dalam menghadapi tantangan dan peluang ke depan,” terang .

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan hadiah lomba logo Hari Jadi ke-80 kepada para pemenang berupa uang pembinaan. Juara 1 menerima Rp12.500.000, Juara 2 sebesar Rp10.000.000, dan Juara 3 senilai Rp7.500.000.

Di momen penting tersebut, juga diluncurkan Wastra Batik Gerbang Baru Nusantara yang merupakan motif kain batik karya Gubernur mengadaptasi kekayaan budaya, sejarah, dan alam Jawa Timur, mulai dari warisan Majapahit, keindahan laut, hingga flora-fauna khas daerah.

Batik ini menjadi media mengekspresikan kebanggaan terhadap sejarah, budaya, dan masa depan provinsi.

Selain itu, Gubernur juga menyalurkan Program Kesejahteraan Rakyat (Prokesra) kepada 80 debitur Bank UMKM senilai Rp4 miliar dan dua debitur Bank Jatim sebesar Rp6,6 miliar.

Ada pula penyerahan penghargaan ajang Investment Awards 2025 yang terbagi dalam empat kategori: DPMPTSP Kabupaten/Kota terbaik, Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan Usaha Kecil, sebagai apresiasi atas dukungan terhadap investasi di Jawa Timur.

Di akhir, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada wajib pajak patuh melalui undian umroh. 

Sebanyak 16 orang terpilih akan diberangkatkan umroh ke Tanah Suci sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung pembangunan daerah.

Sebagai informasi, gelaran 2025 akan berlangsung selama lima hari, 1-5 Oktober 2025, menampilkan workshop, talkshow, lomba kreatif, hiburan musik, dan pameran ratusan booth UMKM.

Acara ini membuka ruang bagi pengrajin lokal dan generasi muda mengekspresikan kreativitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.(dev/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO