Dukung MBG, Akar Rumput Hijau Minta Perbaikan Teknis Demi Generasi Emas

Dukung MBG,  Akar Rumput Hijau Minta Perbaikan Teknis Demi Generasi Emas Peristiwa memprihatinkan menimpa siswa-siswi SMP 8 Kupang. Mereka diduga keracunan akibat mengonsumsi MBG. Tampak mereka dirawat di IGD RSUD S.K Lerik, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (22/7/2025). Foto: detik

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Siswa-siswi keracunan akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis () semakin masif.  (KSP) M Qodari mengungkap data insiden siswa keracunan akibat program mencapai 5.320 anak lebih. 

“(Data) dari Kemenkes, 60 kasus dengan 5.207 penderita, data 16 September. Kemudian BPOM, 55 kasus dengan 5.320 penderita, data per 10 September 2025,” ujar Qodari di Istana, Jakarta, Senin (22/9/2025).  

Menurut dia, Provinsi Jawa Barat paling banyak terjadi kasus siswa keracunan akibat .

“Puncak kejadian tertinggi pada bulan Agustus 2025 dengan sebaran terbanyak di Provinsi Jawa Barat,” kata Qodari dikutip Kompas.

Tapi Wakil Ketua Umum Akar Rumpu Hijau Syarief Hassan, SE, MM, mengaku tetap mendukung . Menurut dia, program hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, terhindar dari stunting, dan siap belajar. 

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi emas 2045.

Menurut dia, ini adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia, bukan sekadar belanja sosial jangka pendek. 

“Kami melihat bukan hanya program sosial, melainkan bentuk nyata perhatian negara terhadap masa depan anak-anak Indonesia,” ujar Syarief Hassan dalam keterangan tertulisnya kepada BANGSAONLINE, Selasa (23/9/2025).

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO