Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat memberikan santunan serta mengganti uang celengan yang hangus terbakar. Uang tersebut merupakan hasil tabungan korban selama 1 tahun untuk membayar kontrakan. (Ist)
Khofifah juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan rasa kepeduilan terhadap sesame, terutama saat menghadapi musibah.
Menurutnya, kepedulian sosial sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka orang-orang terdekat di lingkungan sekitar yang pertama kali akan memberikan bantuan.
“Bertegur sapa, saling membantu dengan tetangga sekitar juga dibutuhkan untuk menumbuhkan kepedulian dengan masyarakat sekitar, hal-hal kecil seperti ini saat ini benar-benar dibutuhkan,” jelasnya.
Di akhir acara, Khofifah juga berharap mereka yang tertimpa musibah kebakaran ini diberikan kesabaran dan kekuatan. Ia juga berdoa semoga Allah melimpahkan rizki berlipat untuk mengganti harta benda yang ikut terbakar dalam musibah tersebut.
“Tujuh dari kepala keluarga hadir disini mudah-mudahan mereka diberikan kesabaran kekuatan oleh Allah Swt. Dan apa yang sudah terdampak dari kebakaran itu Allah kembalikan dalam limpahan rizki untuk mereka semua amin,” tutupnya.
Diketahui, salah satu korban kebakaran, Untung Pribadi (33), mengatakan dirinya menyayangkan uang tabungan hasil ngamen yang tidak bisa diselamatkan. Ia menyebut, uang Rp3 juta yang ditabung di celengan itu adalah hasil ngamen selama satu tahun, dan rencananya untuk biaya perpanjangan kontrak pada tahun depan.
“Celengan hasil mengamen selama kurang lebih satu tahun. Rencananya uang itu buat bayar sewa tanah kontrakan tahun depan,” ucapnya. (dev/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




