TUBAN,BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Tuban, mengadakan rapat koordinasi (rakor) bersama unsur pentahelix, khususnya perwakilan dunia industri, di KSPKP Tuban, Kamis (12/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Polres, Kodim 0811, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, unsur perusahaan, SRPB, Tagana, serta tamu undangan lainnya.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, menjelaskan, bahwa rakor ini menjadi langkah awal penyusunan rencana simulasi Table Top Exercise (TTX) bersama Pertamina Sukowati Field yang dijadwalkan berlangsung pada awal bulan depan.
“Tahun ini kami menyiapkan skenario simulasi kebocoran minyak di wilayah perairan. Namun, praktik langsung di laut baru akan dikonsep pada 2026,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas PRKP itu menambahkan, pihaknya berupaya mengintegrasikan berbagai perusahaan yang memiliki kepentingan di kawasan tersebut, termasuk KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) dan SKPDB (Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana) Pemkab Tuban.
“Kami berharap dapat menggelar simulasi berskala besar untuk penanganan pencemaran di laut,” katanya.
Perusahaan yang terlibat di antaranya Pertamina EP Cepu, Pertamina Sukowati Field, dan EMCL, yang memiliki aset di perairan laut Tuban.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




