Pengunjung IS tertangkap rekaman CCTV saat membawa ratusan butir obat hendak dibawa masuk ke dalam lapas.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Petugas Lapas Kelas IIB Tuban berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan butir obat yang dibawa oleh seorang pengunjung perempuan berinisial IS. Walaupun hasil pemeriksaan menunjukkan obat tersebut bukanlah jenis narkotika, pihak lapas tetap mengambil tindakan tegas.
"Segala bentuk apapun, termasuk obat apotek tetap harus dalam pengawasan kami," tegas Kalapas Tuban, Irwanto Dwi, saat dikonfirmasi pada Minggu (24/5/2026).
BACA JUGA:
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- Dua Napi Lansia Kasus Pembunuhan di Lapas Tuban Terima Remisi hingga 5 Bulan
- Aparat Gabungan Amankan Belasan Kayu Hasil Pembalakan Liar di Hutan Jatirogo Tuban
- Ratusan Warga Binaan Lapas Tuban Santap Daging Kurban Bersama Kalapas dan Petugas
Kalapas Tuban, Irwanto, membeberkan bahwa insiden tersebut sejatinya terjadi pada Kamis (21/5/2026). Peristiwa bermula saat petugas di area layanan kunjungan menaruh kecurigaan mendalam terhadap gerak-gerik IS yang hendak menemui salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP).
"Menindaklanjuti hal tersebut, petugas kunjungan segera berkoordinasi dengan komandan jaga untuk melakukan pemantauan lebih lanjut melalui kamera pengawas (CCTV)," lanjut Irwanto.
Berbekal hasil pantauan dan analisis situasi yang matang melalui layar pengawas, petugas langsung bergerak melakukan pemeriksaan ulang secara menyeluruh, baik pada barang bawaan maupun penggeledahan badan pengunjung tersebut. Hasilnya, petugas menemukan total 177 butir obat-obatan yang disembunyikan.
Pihak Klinik Pratama Lapas Tuban bersama Satreskoba Polres Tuban kemudian langsung diterjunkan untuk mengidentifikasi kandungan obat tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




