Penitipan anak yang berada di Perum Citra Medayu HG-7, Jalan Medoan Sawah, Surabaya, dilaporkan ke Unit PPA Ditreskrimum Polda Jatim, oleh orang tua balita asal Sidoarjo.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebuah tempat penitipan anak bernama Mami Daycare yang berada di Perum Citra Medayu HG-7, Jalan Medoan Sawah, dilaporkan ke Unit PPA Ditreskrimum Polda Jatim, oleh orang tua balita asal Sidoarjo. Laporan tersebut terkait dugaan kelalaian pengasuhan yang menyebabkan anak mereka mengalami luka-luka.
Balita berinisial J (1 tahun) diduga mengalami luka akibat digigit oleh anak lain saat dititipkan di Mami Daycare pada 4 Juni 2025. Ayah korban, SR, menyampaikan bahwa ia dan istrinya telah menggunakan jasa daycare tersebut sejak Desember 2024.
BACA JUGA:
"Anak saya dititipkan di daycare seperti biasa dalam keadaan ngantuk, saya yang mengantar sendiri dan saya serahkan ke pengasuh," ujarnya.
Menurut SR, saat itu anaknya ditidurkan bersama anak lain berusia 2,5 tahun yang baru dua hari dititipkan. Sekitar pukul 07.15 WIB, pengasuh mendengar tangisan J dan menemukan bahwa ia mengalami luka gigitan.
"Mbak F langsung melihat J di dalam kamar dan mendapati J digigit temannya anak baru," ujarnya.
Luka yang dialami J cukup serius hingga memerlukan penanganan medis. Staf daycare sempat memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan trombopop. Pihak daycare kemudian menghubungi ibu korban dan mengirimkan foto kondisi anak.
Namun, SR merasa foto yang dikirim tampak seperti diberi filter sehingga luka terlihat tidak parah.
"Saya juga diberi gambar anak saya yang terluka namun kamera seperti diberi filter sehingga bekas luka tampak tidak parah," tuturnya.
SR membawa anaknya ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Perawat menyebut anak tersebut mengalami trauma saat lukanya dibersihkan.
"Saat membersihkan luka anak, perawat bilang bahwa anak saya trauma karena berteriak-teriak saat hendak dibersihkan lukanya. Setelah itu diberi kasa steril, lalu dokter memberi resep obat antibiotik, obat nyeri, dan salep wajah gentamicine," ucapnya.
Pihak daycare memberikan kontak orang tua anak yang diduga menggigit J. Saat dihubungi, orang tua tersebut tidak percaya anaknya menggigit dan menyebut bahwa anaknya hanya suka mengigau dan mencubit saat gemas.
"Saya telpon orangtua tersebut dan marah-marah. Orangtua tidak percaya anaknya melakukan hal tersebut. Dia bilang anaknya hanya suka ngelindur dan gemes dengan cara mencubit," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




