Tangkapan layar video viral hujan es yang melanda salah satu wilayah di Kediri
Kondisi tersebut menciptakan pola angin siklonik yang berpusat di Selatan Jawa dan menyebabkan konvergensi di wilayah Jatim. Angin dari berbagai arah berkumpul di satu titik dan bertemu dengan kelembapan udara yang cukup tinggi.
Hal inilah yang memperkuat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Plosoklaten dan sekitarnya.
“Kecepatan anginnya memang tidak terlalu signifikan, namun kelembapannya cukup basah, jadi memperkuat pembentukan awan,” jelasnya.
Menurut Lukman, kondisi atmosfer seperti ini diperkirakan akan berlangsung dalam 2–3 hari ke depan.
Warga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan hujan es.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




