Bupati Mojjoketo Dr Muhammad Al Barra (Gus Bara) saat menyampaikan sambutan dalam acara shalat malam dan istighatsah di Pendopo Peringgitan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/7/2025) malam. Foto: bangsaonline
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Bupati Mojokerto Dr Muhammad Al Barra (Gus Bara) menargetkan 2027 menjadi tahun peletakan batu pertama pembangunan pusat Pemerintahan Kabupaten Mojokerto yang baru. Artinya, tahun 2027 menjadi tahun awal proses pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto.
Bupati Gus Bara menyadari bahwa untuk memindahkan ibu kota Mojokerto tidak mudah.
BACA JUGA:
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN
- DPRD Kabupaten Mojokerto Soroti Kelalaian Perlindungan Kerja, Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
- 2.500 Siswa Ikuti Try Out TKA di Ponpes Amanatul Ummah, Ini Pesan Bupati Mojokerto
“Semua bupati-bupati sebelumnya juga sudah punya program untuk memindahkan pusat pemerintahan kabupaten Mojokerto. Tapi selalu gagal,” kata Gus Bara saat menyampaikan sambutan dalam acara shalat malam dan istighatsah di Pendopo Peringgitan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/7/2025) malam.
Karena itu ia bertekad untuk tidak mengalami nasib seperti bupati-bupati sebelumnya.
“Tidak boleh gagal. Tahun 2027 sudah harus ada peletakan batu pertama,” tegas Gus Bara kemudian.
Menurut Gus Bara, realisasi pembangunannya bisa saja pada masa akhir periode kepemimpinannya. Tapi, tegas Gus Baraa, tapi harus terealisasi.
“Tak boleh gagal,” tegas Gus Bara mengulang tekadnya.
Memang, salah satu janji politik Gus Bara saat kampanye pilbup adalah memindahkan pusat pemerintah Kabupaten Mojokerto ke daerahnya sendiri. Gus Bara mengakui bahwa janji politik memindahkan pusat pemerintahan Mojokerto itu belum bisa direalisasikan.
“Semua janji-janji politik saya saat kampanye sudah saya penuhi,” kata Gus Bara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




