Bupati Mojjoketo Dr Muhammad Al Barra (Gus Bara) saat menyampaikan sambutan dalam acara shalat malam dan istighatsah di Pendopo Peringgitan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/7/2025) malam. Foto: bangsaonline
Gus Bara menyebut janji politik masalah kesehatan, pembenahan pendidikan, pembangunan dan renovasi rumah warga tak layak huni.
“Semua sudah saya penuhi,” katanya.
Tapi janji politik untuk memindahkan pusat Pemkab Mojokerto masih belum terealisasi.
“Sekarang (pusat Pemkab Mojokerto) masih ada di tempat orang,” kata Gus Bara.
Padahal pusat pemerintahan itu memiliki pengaruh besar terhadap perputaran dan pengembangan ekonomi.
Ia menyadari bahwa untuk memindahkan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto tidak mudah. Perlu komunikasi dan koordinasi dengan banyak pihak.
Gus Bara minta bantuan doa kepada semua kiai yang hadir agar pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto itu bisa terlaksana dengan lancar.
Gus Bara tak ingin mengalami kegagalan seperti bupati-bupati sebelumnya. Ia bertekad pada periode pertama kepemimpinannya sebagai bupati program pemindahan pusat pemerintahan itu sudah terlaksana.
Karena itu Gus Bara menargetkan tahun 2027 sudah bisa meletakkan batu pertama untuk pembangunan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto yang baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




