Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Kolaboratif, Bupati Jember Beri Banyak PR, Khususnya Masalah Kemiskinan

Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Kolaboratif, Bupati Jember Beri Banyak PR, Khususnya Masalah Kemiskinan Para mahasiswa KKN kolaboratif saat acara pelepasan di Alun-Alun Jember.

"Banyak data yang berbeda-beda, jadi saya minta bantuan dari mahasiswa untuk membantu memaksimalkan DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional). Dengan begitu, di masa depan bantuan yang diberikan oleh pemerintah akan lebih tepat," katanya.

Sementara itu, pengentasan kemiskinan jangka panjang bakal dilakukan dengan peningkatan infrastruktur.

Gus Fawait menjelaskan bahwa pembangunan besar-besaran akan dilakukan, termasuk revitalisasi Bandara Jember dan penerbangan langsung menuju Bali atau Jakarta. Pembangunan flyover di Mangli pada 2026 dan Pasar Baru juga akan segera dimulai.

Tidak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi salah satu kunci pengentasan kemiskinan. Gus Fawait mengungkapkan bahwa Pemkab Jember berencana memberikan beasiswa terbesar dalam sejarah daerah tersebut.

"Dalam lima tahun ke depan, Pemkab Jember akan memberikan beasiswa untuk 20 ribu mahasiswa," terangnya.

Namun, ia juga berharap agar para mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN dapat mengajak anak-anak di wilayah tempat mereka mengabdi untuk melanjutkan pendidikan.

"Sering kali anak-anak tidak melanjutkan pendidikan bukan karena faktor ekonomi, melainkan karena kurangnya minat untuk belajar," tambahnya.

Sebagai penutup, Gus Fawait menyampaikan pesan kepada mahasiswa KKN untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

"Selamat melaksanakan KKN Kolaboratif. Jika ada pelayanan yang kurang baik di lapangan, kirimkan pesan kepada kami. Bantu kami menilai apakah pelayanan yang diberikan sudah baik, sudah bersih, atau belum. Kalau belum, tolong laporkan!" tegasnya. (nga/yud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO