MALANG,BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan Cabang Malang terus memastikan Jemaah Calon Haji dan petugas haji yang akan berangkat menuju tanah suci untuk melaksanakan rangkaian ibadah wajib terdaftar menjadi peserta JKN.
BPJS Kesehatan bersama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama untuk memastikan keaktifan peserta JKN guna menjamin seluruh kesehatan baik saat keberangkatan ke tanah suci maupun setelah kembali ke tanah air.
BACA JUGA:
- JKN Bikin Tenang Jelang Persalinan, Ibu asal Madiun ini Tak Lagi Khawatir Soal Biaya Kesehatan
- Warga Kediri ini Manfaatkan Mobile JKN untuk Kepesertaan
- Peserta JKN di Kediri ini Terbantu Biaya Perawatan Pascaoperasi
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
Pejabat Pengganti Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Fery Purwa Ginanjar, menjelaskan bahwa optimalisasi perlindungan kesehatan ini dilakukan melalui keaktifan kepesertaan dalam program JKN.
Dengan menjadi peserta aktif, Jemaah Calon Haji dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari skrining awal sebelum keberangkatan yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, hingga pemantauan kesehatan sepulangnya dari ibadah haji. Data kesehatan ini menjadi penting karena ibadah haji memerlukan persiapan fisik dan mental yang prima.
“Para Jemaah Haji yang telah aktif menjadi peserta JKN tetap dapat memanfaatkan Program JKN untuk pemeriksaan kesehatan baik di FKTP maupun FKRTL, selama masih dalam masa tunggu sebelum keberangkatan atau nanti setelah kepulangan di Indonesia semua fasilitas kesehatan dapat diakses,” ungkap Fery.
Pada kesempatan yang sama, Fery menambahkan BPJS Kesehatan akan selalu hadir dalam menjamin kesehatan masyarakat khususnya untuk Jemaah Calon Haji ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




