Kalapas Kediri, Solichin (tengah) dan petugas gabungan. (Ist)
Selaku penanggung jawab kegiatan, Solichin memberikan pengarahan kepada seluruh peserta razia, menekankan pentingnya profesionalisme, kehati-hatian, dan pendekatan humanis selama penggeledahan berlangsung.
Menurut Solichin, kondisi Lapas Kediri yang dihuni 946 warga binaan dari kapasitas ideal hanya 325 orang menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan sistematis agar tidak ada ruang yang luput dari pengawasan.
Setiap sudut kamar WBP diperiksa, termasuk bagian tempat tidur, dinding, plafon, serta saluran-saluran tertutup lainnya.
Solichin menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas Kediri serius dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman. Kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat penting dalam mewujudkan target zero halinar,” ujar Solichin.
Ditambahkan Solichin, bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




