Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono kembali mempertanyakan pengembalian sisa anggaran Pilkada 2024.
"Dalam dua bulan ngentekno (habisi) 5 milyar rupiah," kata Rudi kepada HARIAN BANGSA via pesan singkat, (21/03/2025).
BACA JUGA:
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- Jalan Rusak di Kabupaten Pasuruan Jadi Sorotan Dewan, Wewenang dan Anggaran Dikupas
- Aliansi Poros Tengah Wadul ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Tanah Diduga Diserobot Akses Tambang
- KPU Surabaya Bahas Kemungkinan Komposisi Dapil Baru
Rudi menyebut, hingga saat ini belum ada laporan sisa anggaran dari pihak KPU. Ia merasa pelaporan anggaran terlalu lama lantaran Pasuruan tak termasuk zona sengketa Pilkada.
Diketahui, laporan pascapilkada, total anggaran Rp75 miliar sudah terseram 87% atau 66 Miliar. Dan pada 13 Januari lalu KPU melaporkan anggaran tersisa 9,6 miliar.
Dikarenakan masih ada SPJ yang harus diselesaikan DPRD masih memberikan kesempatan untuk segera dituntaskan.
Info terakhir yang diterima Rudi, hingga bulan Maret 2025 KPU melaporkan anggaran tersebut sisa 4 Miliar.
"Sangat tidak rasional jika dalam dua bulan sisa anggaran terserap 5 miliar, acara yang digelar hanya seremonial. Dugaan kuat ada kebocoran (anggaran)," ucapnya.
Penjelasan KPU
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Ainul Yaqin menanggapi pernyataan Rudi Hartono.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




