Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, saat memberi sambutan.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, hadir dalam Seminar dan Bedah Buku Biografi KH M Yusuf Hasyim: Kiai Militer Pengawal Ideologi NKRI Berbasis Pesantren yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung KH M Yusuf Hasyim, Pondok Pesantren Tebuireng, Senin (3/2/2025).
Seminar ini sarat mengulas tentang sosok, peran dan jejak perjuangan seorang KH M Yusuf Hasyim dalam dunia militer, kuatnya menjaga NU, berjuang memperjuangkan kemerdekaan RI hingga kiprahnya mengawal NKRI berbasis pesantren.
BACA JUGA:
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
KH M Yusuf Hasyim adalah seorang ulama dan tokoh NU yang berperan besar dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Beliau adalah putra dari KH. Hasyim Asy’ari, pendiri NU.
Tidak hanya itu, KH. Yusuf Hasyim aktif dikenal sebagai ulama dan tokoh NU yang terjun di kemiliteran serta dikenal sebagai ulama yang tegas dalam mempertahankan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Ia aktif dalam membangun hubungan antara pesantren dan negara.
“Buku ini menurut saya sangat penting bagi kita semua, karena sejatinya kita memiliki banyak ulama yang begitu besar peran dan kiprahnya untuk bangsa dan negata namun tidak terekam dan tertulis jejak perjuangannya,” kata Khofifah.
Buku ini menjadi referensi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sebab tak sedikit ulama NU yang begitu berperan dalam proses penyiapan kemerdekaan, maupun saat mempertahankan kemerdekaan yang tidak tertulis perjuangannya.
“Kalau tidak ada yang menuliskannya secara serius akan sangat besar kemungkinannya tidak akan tertulis lengkap ke depannya. Kalaupun ada tentu validitasnya tidak sekuat ketika yang menuliskannya tim diberseiringi anggota keluarga,” urai Khofifah.






