Jenazah Badrus Sholeh saat dievakuasi. (dok. Ist)
SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Sesosok jasad pria tua ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Dusun Mbokong Nisor, Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Senin (16/12/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.
Dugaan sementara, kakek bernama Badrun Sholeh (60) tewas akibat jadi korban penganiayaan yang dilakukan anak kandungnya.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
- Polsek Sedati Gabungan Cek Dugaan Judi Kartu Remi di Warung Kopi Sedati, Ini Hasilnya
- Santri MTs di Sidoarjo Diduga Dianiaya Pengurus Ponpes, Keluarga Minta Keadilan
Ketua RW 2, Sunyoto, mengungkapkan bahwa warga awalnya mendengar suara gaduh dari rumah korban. Beberapa suara benturan keras terdengar hingga membuat warga sekitar penasaran dan khawatir.
“Setelah suara gaduh mereda, warga langsung mendatangi rumah korban. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak bersimbah darah, diduga sudah meninggal dunia,” kata Sunyoto di lokasi kejadian.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala, yang diduga akibat benturan keras dengan dinding rumah.
Menurut keterangan warga, korban selama ini tinggal bersama dua anaknya yang sudah dewasa. Salah satu anaknya diketahui menderita depresi berat.
“Anak keduanya ini sudah lama mengalami gangguan mental. Sempat tidak kambuh dalam beberapa waktu, tetapi pagi tadi dia diduga menganiaya ayahnya hingga tewas,” tambah Sunyoto.
Warga setempat menyebut bahwa korban sudah lama sakit dan jarang keluar rumah. Kesehariannya hanya beristirahat di rumah karena kondisinya yang lemah.
Kanit Reskrim Polsek Tarik, Iptu Rohman, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Namun, pihaknya belum memberikan keterangan rinci terkait kronologi kejadian.
“Memang benar ada kejadian ini. Untuk informasi lebih lengkap, silakan konfirmasi langsung ke Kasat Reskrim,” ujar Iptu Rohman.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, anak korban yang diduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif. (cat/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




