RATA - Dua rumah ludes terbakar dan 1 sekolah rusak berat akibat terjadi kebakaran yang disebabkan konsleting listrik. foto: suwandi/BANGSAONLINE
Api baru bisa dipadamkan setelah membara kurang lebih 3,5 jam. Butuh 4 unit mobil PMK untuk memadamkan kebakaran tersebut.
Sementara, akibat peristiwa tersebut, selain 2 rumah ludes terbakar, 1 orang bernama Wiyono terpaksa dilarikan ke puskesmas Bangilan karena mengalami luka bakar. Terbakarnya gedung sekolah juga membuat proses belajar mengajar dihentikan.
“Saat proses belajar, tadi pas di belakang sekolah ada asap terus terdapat ledakan, siswa langsung saya suruh keluar dan saya suruh pulang,” ungkap Guru Kelas VI, SDN Kaligede, Senori, Aris Karyono
Lanjut Aris, meski 3 gedung lokal kelas IV, V dan VI sudah tidak bisa dipakai. Namun, untuk peroses belajar mengajar pada esoknya tetap berlanjut. “Besok proses belajar tetap lanjut mas, karena kita akan gunakan mushola dan perpustakaan,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP guruh Arif Darmawan, saat meninjau lokasi mengungkapkan jika petugas masih melakukan penyelidikan penyebab peristiwa kebakaran tersebut.
“Kami belum bisa memastikan berapa kerugian, karena saat ini tim kami masih bekerja di lapangan,” terangnya. (wan/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




