Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim MA memberikan reward atau hadiah kepada 27 peserta Tryout
"Tentu, kita terus akan menjadi suplier kelulusan pelajar di indonesia maupun berprestasi terbaik di dunia. Kita mendapat nasehatidari Rektor Al Azhar Kairo Mesir Prof Dr Salamadau dan juga dinasehati oleh penasehat Syehkhul Azhar yaitu Prof Dr Abas Sauman, agar pembelajarannya dirubah sistemnya. Maka akan kita rubah sistemnya, yaitu siang hari harus istirahat, jadi setelah sholat dhuhur pelajar istirahat sampai jam 3, lalu jam setengah empat mereka salat dan kemudian mereka sudah berpakaian rapi dan suci, mereka tidak akan kembali ke kamar," ungkapnya.
"Tapi langsung berdiam di masjid, setelah salat magrib, lanjut belajar kembali sampai jam setengah 9 malam. Setelah itu, sebelum pulang, mereka makan dulu di kelas. Kalau pagi jatah sarapan mereka diantar ke kamar masing masing," papar kiai Asep.
Kiai Asep bersyukur, 624 lulusan Amanatul Ummah telah diterima di PTN (Perguruan Tinggi Negeri) melalui SNBP dan UTBK.
Sementara itu, masih ada ratusan kelulusan Amanatul Ummah juga diterima di jalur lain, termasuk diterima di luar negeri. Di luar negeri itu, lebih dari 100 kelululusan diterima wilayah timur tengah. Sebanyak 42 kelulusan Amanatul Ummah diterima di Universitas yang berada di negara mesir sisanya ke berbagai negara.
Dari 27 peserta tryout, telah terbukti, mereka dari pelajar Amanatul Ummah. Yakni, berasal dari C I (ragam cerdas istimewa) nomer 3 dan 4, nomer 2 excekent dan nomer 1 dari SMP BP Amanatul Ummah.
"Reward merupakan alat pendidik berupa penghargaan atau hal-hal menyenangkan yang diberikan kepada siswa karena telah mencapai sesuatu atau melakukan kegiatan positif. Hadiah bisa diberikan sebagai bentuk apresiasi untuk meningkatkan semangat dalam melakukan hal yang baik," terang Kiai Asep.
Sementara itu, Muhammad Noval pelajar SMP BP Amanatul Ummah peringkat 1 dalam tryout itu, sangat bersyukur mendapat hadiah langsung dari Kiai Asep.
"Alhamdulillah, saya dapat peringkat 1 dengan total rata rata nilai 9,4, saya akan belajar lebih giat lagi dalam proses belajar mengajar," ungkapnya.(ris/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




