Tuntut Hak Garap Tanah Perhutani, Ratusan Warga Satak Kediri Geruduk Kantor Kecamatan Puncu

Tuntut Hak Garap Tanah Perhutani, Ratusan Warga Satak Kediri Geruduk Kantor Kecamatan Puncu Camat Puncu Firman Tappa didampingi Forkompimcam Puncu dan Perwakilan Perhutani Kediri saat berbicara kepada warga Satak di Pendopo Kecamatan Puncu. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

"Tapi baru kali ini masyarakat berani menyampaikan aspirasi itu. Seperti yang kami sampaikan kepada warga, (permasalah) itu sudah kami sampaikan ke pihak , tapi sampai sekarang memang iya masih seperti biasa, tidak ditindaklanjuti," ucapnya.

Firman berharap melalui aksi yang dilakukan warga seperti ini, pihak bisa turun tangan. "Jangan sampai ini menggelinding menjadi bola liar yang nanti menjadi persoalan tersendiri di ," katanya.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak karena itu merupakan kewenangan pihak ," tutupnya.

KRPH Jatirejo BKPH Pare, KPH Kediri, Januri, yang turut menemui warga, berjanji akan menyampaikan aspirasi warga  kepada pimpinannya.

"Agar kami segera bisa menindaklanjuti apa yang terjadi di lapangan," ucap Januri.

"Kami terima kasih kepada Pak Camat sudah memberi tempat. Yakinlah dengan pimpinan kami, juga akan menindaklanjuti segera," tegas Januri.

Di sisi lain, Eko Cahyono, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Budi Daya , saat dikonfirmasi awak media, mengklaim bahwa sebenarnya pihaknya sudah akan membagikan tanah kepada warga.

"Tapi karena saat ini masih diberi patok dan musim masih berubah-ubah, pembagian belum bisa dilakukan," dalihnya.

Terkait pergantian Ketua LMDH Budi Daya Satak, Eko Cahyono tak masalah apabila memang warga menghendaki demikian dan sesuai AD/ART lembaga.

"Silakan saja dilakukan (pergantian ketua)," ucapnya. (uji/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO