Seorang Pemancing Tewas Tenggelam Dini Hari di Laut Kawasan Mangrove Gunung Anyar Surabaya

Seorang Pemancing Tewas Tenggelam Dini Hari di Laut Kawasan Mangrove Gunung Anyar Surabaya Jenazah EB saat dievakuasi oleh petugas BPBD dan Polsek Gunung Anyar

“Jadi pasca perahu tengelam sekitar pukul 00.00 wib, 1 korban panik hingga kehabisan nafas dan tewas. Sedangkan 4 pemancing lainya yang masih hidup mencoba meminta pertolongan dengan menyalahkan lampu senter dan memberikan isyarat kepada nelayan lainya. 1 jam kemudian ada nelayan yang lain mengetahui dan menyelamatkan 4 korban tersebut,” tutup Harsya Fathoni.

Kini 4 pemancing diperiksa oleh sebagai saksi atas penyebab tewasnya 1 korban.

BANGSAONLINE mencoba mendatangi rumah salah satu korban selamat yakni M. Saat di rumah hanya ada istri M yang inisial S memberikan keterangan.

“Baru kali ini suami saya berangkat memancing pada Sabtu malam, bisanya memancing pada Minggu pagi. Dan biasanya memancing di Tambak tapi kok sekarang memancing di laut,” ujarnya, Minggu (13/10/2024) siang.

S mengetahui suaminya Muhaimin diperiksa oleh karena adanya informasi dari Kholik selaku ketua RW.4 Medoan Semampir.

“Saya menunggu suami kok belum pulang dan saya kaget saat pak RW memberi tahu ke saya bahwa suami saya diperiksa di ,” tambahnya.

Keterangan tambahan dari Kanit Reskrim IPDA Aris Nuriyanto, pihaknya masih mengembangkan terkait penyebab perahu tengelam.

“Nanti pukul 19.00 WIB kami dibantu oleh komunitas pemancing akan mendatangi perahu yang diperkirakan sudah ketepian laut. Dan memastikan tentang isu bahwa perahu ada kebocoran,” ujarnya.

Jenazah EB telah dievakuasi dari tempat kejadian, dan kini dilarikan ke RSUD Soetomo untuk dilakukan Autopsi.

“Autopsi yang dilakukan guna mencari penyebab tewasnya korban,” tutup Aris Nuriyanto. (rus/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO