KH Syaikh Ali Akbar Marbun, Prof Dr KH Malik Madani, KH Salahuddin Wahid, KH Mu'thy Nurhadi, KH Ahmad Azaim Ibrahimy dan kiai lainnya saat acara napak tilas pendirian NU di Pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan Madura Jawa Timur. Foto: BANGSAONLINE.com
Dalam acara yang dimulai jam 9 pagi itu Kiai Azaim menceritakan peristiwa penting terkait Muktamar NU di alun-alun Jombang pada 1 Agusutus 2015 lalu. ”Setelah pembukaan Muktamar NU saya pulang. Sehari setelah pembukaan Muktamar itu saya ditemui ba’dlusshalihin (bagian dari orang saleh),” cerita Kiai Azaim yang membuat para kiai yang hadir bergidik.
Menurut Kiai Azaim, orang saleh itu ziarah ke makam Kiai As’ad Syamsul Arifin. Tapi ternyata Kiai As’ad tidak ada. ”Menurut ba’dlussalihin itu Kiai As’ad ada di Makkah bersama para muassis NU yang lain. Di Makkah itu tampak Kiai Hasyim Asy’ari, Kiai Wahab Hasbullah, Kiai Bisri Syansuri. Semua pendiri NU itu berada di Makkah,” katanya yang makin membuat para kiai yang hadir haru dan terkesima.
Artinya, saat Muktamar NU berlangsung di alun-alun Jombang, arwah para pendiri NU justru meninggalkan Indonesia dan berkumpul di Makkah. Itu artinya, para muassis NU prihatin dan tidak hadir ke arena Muktamar seperti pada Muktamar-Muktamar NU sebelumnya.
Kiai Azaim menyadari bahwa isyarat-isyarat yang ia terima itu tak bisa dibaca lewat logika. ”Saya memang tak bicara logika,” katanya. Tapi fakta sejarah menunjukkan bahwa NU banyak diwarnai oleh simbol-simbol dan isyarat-isyarat langit yang bagi orang NU bagian dari khasanah NU.
Kiai Azaim kemudian melanjutkan ceritanya. Menurut dia, tak lama setelah Muktamar NU dirinya mengaku ditelpon kiai dari PWNU Jawa Timur. Kiai Azaim diminta masuk sebagai pengurus PWNU Jawa Timur. Kiai Azaim tak langsung mengiyakan atau menolak. ”Saya minta waktu, satu atau dua hari,” katanya. Kiai Azaim kemudian salat istikharah, minta petunjuk kepada Allah SWT.
Bagaimana hasilnya? Ternyata Kiai Azaim didatangi Kiai As’ad Syamsul Arifin. Apa kata Kiai As’ad? Ikuti lanjutan laporan menarik ini besok. (bersambung)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




