Anemia aplastik termasuk penyakit langka yang dapat mengancam jiwa. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anemia aplastik termasuk penyakit langka yang dapat mengancam jiwa.
Anemia aplastik merupakan kondisi saat tubuh berhenti memproduksi sel darah baru, baik itu eritrosit, trombosit, ataupun ketiganya.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Penderita anemia aplastik berisiko mengalami infeksi serius seperti masalah pendarahan dan gangguan jantung yang mengancam jiwa.
dr. Ngabila Salama selaku praktisi kesehatan masyarakat menjelaskan beberapa penyebab anemia aplastik, yaitu adanya keturunan genetik atau didapat selama hidup karena penyakit menular ataupun tidak menular.
dr. Ngabila mengatakan bahwa potensi seseorang terkena anemia aplastik sangatlah jarang.
"Kondisi ini sangat jarang, kurang dari 15.000 orang per tahunnya di Indonesia atau lima kasus per 100.000 penduduk sehingga sulit dikenali gejalanya," ujar dr. Ngabila.
Adapun penyebab anemia aplastik lainnya yaitu efek konsumi obat-obatan tertentu, kemoterapi, radioterapi pada kanker, dan autoimun.
Berikut gejala anemia aplastik:
-Mudah lelah
-Letih
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




