Pernyataan Sikap UPI Bandung dalam Petisi Bumi Siliwangi sebagai Seruan Pemerintahan Netral. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sivitas akademika UPI yang terdiri atas sejumlah guru besar, dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melakukan aksi menyuarakan kondisi bangsa dan negara saat ini.
Petisi "Bumi Siliwangi Kampus Pejuang Pendidikan" digaungkan di halaman Taman Partere Kampus UPI Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Jawa Barat pada hari Senin (5/2/2024).
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
"Sivitas akademika UPI dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran moral menyatakan keprihatinan atas kondisi kebangsaan hari ini," ujar Cecep Darmawan selaku Guru Besar UPI Bandung.
Cecep Darmawan mengatakan, petisi Bumi Siliwangi didukung oleh tenaga pendidik dan mahasiswa serta alumni UPI yang prihatin atas keadaan bangsa Indonesia saat ini.
Aksi ini dilatarbelakangi oleh rentetan pengabaian etika, moral dan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh pemerintah pada proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Pelanggaran norma konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang ditampilkan oleh para pejabat publik tanpa rasa malu, menjadi potret rusaknya bingkai kebangsaan dan kenegaraan hari ini," jelas Cecep.
Menurut Cecep, perilaku "cawe-cawe" serta adanya penyalahgunaan kekuasaan dalam kontestasi Pemilu 2024 merupakan tindakan yang tidak terhormat yang dilakukan oleh pemerintah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




