Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto, saat menanam pohon.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Penanaman satu juta pohon sedunia yang diperingati setiap 10 Januari merupakan salah salah satu upaya penyelamatan hutan serta pelestarian lingkungan. Aksi tersebut juga dilakukan oleh Pemkab Madiun di Desa Sirapan, Kamis (11/1/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, sejuk, dan asri, senada dengan pemaparan dari Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto. Ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tanaman yang telah berperan penting dalam kehidupan manusia, hal itu juga diharapkan bisa mengatasi pemanasan global.
BACA JUGA:
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Pemkab Madiun Larang Pelaku Usaha Buang Sampah ke TPA Kaliabu
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
"Ini sebagai langkah awal pemerintahan daerah memberikan percontohan kepada masyarakat agar mampu mengelola ekosistem di Kabupaten Madiun, salah satunya dalam rangka untuk mengatasi pemanasan global," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, menyatakan ada berbagai jenis tanaman yang ditanam pada kesempatan ini. Ia pun berharap agenda serupa juga dilaksanakan di setiap desa yang ada di Kabupaten Madiun.
"Hari ini di Desa Sirapan, sejumlah 2.500 tanaman dengan berbagai jenis. Ada yang buah, kemudian tanaman perindang, kemudian hias seperti tabebuya. Bersama dengan masyarakat di Desa Sirapan di kanan kiri jalur protokol ini," ucapnya.
"Karena menanam pohon juga dapat menjaga kestabilan iklim. Setelah tumbuh, pohon juga membantu mencegah banjir atau erosi. Selain itu, dapat menjadi sumber makanan dan tempat tinggal bagi hewan," imbuhnya. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




