Jamaah umroh yang ditelantarkan pihak travel saat membuat laporan di Mapolres Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Viral video di media sosial sejumlah jemaah umroh dari Jember dikabarkan terlantar di Arab Saudi. Oleh sebab itu, 6 perwakilan dari mereka mendatangi Polres Jember untuk membuat laporan, Rabu (1/11/2023).
"Jadi kedatangan ini memang untuk menindaklanjuti video yang viral itu, agar bisa jelas masalahnya," kata Eko Yuhdi selaku kuasa hukum para jemaah umroh yang terlantar di Arab Saudi.
BACA JUGA:
- Hendak Gagalkan Curanmor, Karyawati SPPG di Umbulsari Jember Dibacok Pelaku
- Libur Lebaran, Pemkab Jember Sediakan Nakes dan Ambulans di Lokasi Wisata
- Ombudsman RI Tetapkan Jember sebagai 10 Besar Kabupaten Terbaik dalam Layanan Publik
- BP Taskin Soroti Jember, 124 Ribu Warga Masih Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Atas dugaan penelantaran itu, ia mengatakan bahwa sebagian jemaah terpaksa harus membeli tiket pesawat untuk bisa kembali ke Indonesia.
"Penjelasan dari klien saya, mereka harus membeli tiket seharga Rp8 juta agar bisa pulang," ujarnya.
Oleh karena itu, para jamaah yang juga mewakili lainnya melaporkan kasus dugaan penelantaran yang dilakukan oleh PT Berkah Zam Zam selaku pihak travel umroh.
Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto, membenarkan adanya laporan masuk soal travel umroh.
"Untuk jelasnya nanti ya, setelah adanya pemeriksaan dan pendalam soal kasus tersebut," tuturnya singkat. (aji/yud/git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




