Ilustrasi. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - Banyak dari Generasi Z yang lebih dulu membuka TikTok daripada Google saat ingin mencari sesuatu. Di awal abad ke-21, 'Googling' menjadi mesin informasi yang populer.
Namun, kebiasaan itu perlahan berubah, khususnya di kalangan Generasi Z. Lalu, apa yang membuat platform video pendek ini begitu menarik sebagai sumber informasi?
Vidio singkat yang Mudah Dicerna
BACA JUGA:
- Ketahuan saat Live TikTok, Polisi di Kediri Amankan Berbagai Ukuran Petasan
- Senator Lia Istifhama Dorong UMKM Manfaatkan Fluence.id: Pasar Gen Z Sangat Friendly dengan Digital
- Hore! Google Bawa Fitur AirDrop ke Banyak Perangkat Android
- Borong Chip AI dari Nvidia, Tiktok Siapkan Dana Sebesar Rp238 Triliun Tahun ini!
Gen Z terbiasa dengan konten visual yang cepat, ringkas, dan menghibur. Informasi dalam bentuk teks panjang atau artikel di Google dirasa kurang menarik dibandingkan video singkat di TikTok.
Visual yang bergerak ini membuat informasi lebih mudah dipahami dan diingat, apalagi untuk hal-hal yang butuh untuk dilihat secara langsung, seperti tata rias, kerajinan tangan, atau olahraga.
Cerita & Pengalaman Nyata
Yang membedakan TikTok dan google adalah cara penyampaian informasinya. Gen Z tidak hanya ingin tahu 'apa' atau 'bagaimana', tetapi juga 'bagaimana rasanya'.
Ketika seseorang mencari review produk skincare di TikTok, mereka akan menemukan video creator yang menunjukkan pemakaian produk di wajah mereka sendiri, berbicara langsung tentang kelebihan dan kekurangannya, bahkan memperlihatkan hasil setelah pemakaian beberapa hari.
Ruang Komunitas yang Aktif dan Kolaboratif
Salah satu keunggulan unik TikTok adalah fitur Duet dan Stitch yang membuat pengguna berinteraksi langsung dengan konten orang lain. Selain itu, kolom komentar di TikTok juga berfungsi sebagai ruang diskusi dan validasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




