Gubernur Khofifah Lepas Tim Yankes Bergerak ke Pulau Kangean, Bakal Tangani 720 Kasus Kesehatan

Gubernur Khofifah Lepas Tim Yankes Bergerak ke Pulau Kangean, Bakal Tangani 720 Kasus Kesehatan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) ke Pulau Kangean.

"Jikalau memang sudah saatnya kembali dan belum semua pasien tertangani, tidak berarti bahwa pasien yang tersisa belum dilayani. Mereka tetap harus menerima layanan sebagaimana mereka terdaftar," ujarnya.

"Jikalau tim ini harus melanjutkan tugas lain, maka saya minta kepada Kadinkes Jatim untuk tetap ada tambahan tim ke Pulau Kangean untuk melanjutkan proses layanan kesehatan," lanjutnya.

Di akhir, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada tim Yankes Bergerak karena kehadiran mereka akan memberikan harapan hidup baru bagi masyarakat Pulau Kangean. Bukan tanpa alasan, sebab bagi yang sudah sembuh dari katarak atau penyakit mata lainnya harapan hidupnya pasti akan meningkat. Begitu juga untuk yang sudah mendapat layanan bedah ataupun kandungan/obgyn.

"Panjenengan semua memberi harapan baru bagi mereka. Selamat bertugas dan sampaikan salam hangat kami bagi Masyarakat Pulau Kangean. Semoga seluruh proses pelayanan Allah anugerahkan kemudahan dan kelancaran," pungkas Gubernur .

Sementara itu, Kepala Dinkes Provinsi Jatim dr. Erwin Astha melaporkan, Yankes Bergerak telah diadakan sejak tahun 2019 sampai 2023, dan sempat terhenti tahun 2020 karena adanya Pandemi. Tercatat sampai saat ini, masyarakat yang telah mendapatkan layanan sebanyak 8.642 orang, tersebar di beberapa pulau di Jawa Timur.

"Kegiatan ini adalah wujud dari kehadiran pemerintah provinsi terhadap pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan (yankes) di daerah kepulauan," terangnya.

Adapun pelayanan kesehatan yang diberikan antara lain layanan kesehatan dasar sesuai permasalahan kondisi setempat, serta kesehatan spesialistik seperti bedah, obgyn/kandungan, mata, dan gigi.

Juga pelayanan kesehatan tradisional dengan akupresure dan akupuntur, serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan rumah sakit dan pengelola program puskesmas.

"Kami juga menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang stunting, AKI, AKB, TB, penyakit menular dan tidak menular. Dan juga pembinaan fasilitas pelayanan kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas," ujarnya.

Sebagai informasi, 91 orang Tim Yankes Bergerak ini terdiri dari tenaga kesehatan (nakes) yang berasal dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RS Mata Masyarakat Provinsi Jatim, RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya, RSUD M. Noer Pamekasan, RSUD M. Anwar Sumenep, Dinkes Provinsi Jatim, Dinkes Kabupaten Sumenep, dan profesi nakestrad.

Serta didukung Tim Kesehatan Pulau Kangean antara lain RSUD Kangean, Puskesmas Arjasa, dan Puskesmas Kangayan.

Adapun tim yang terlibat antara lain dokter spesialis mata, bedah, anestesi, obgyn, bedah mulut, gigi, dokter umum & gigi. Selain dokter, juga ada perawat, bidan, petugas farmasi, serta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) bedah, mata, dan anestesi. (dev/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO