Prabowo Subianto mencium tangan kiai dalam acara pertemuan di Hotel Shangri-la Surabaya, Kamis (28/9/2023). Foto: detik.com
Kiai Asep adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto. Khofifah sangat dekat dengan Kiai Asep. Bahkan Khofifah sering mengikuti acara Lailatul Ijtima’ yang digelar sebulan sekali oleh Kiai Asep di lingkungan Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya.
"Tapi ya kembali kepada Bu Khofifah. Terserah beliau, mana yang menurut beliau lebih anfa', lebih bermanfaat," kata Kiai Asep yang juga ketua umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.
Jika Khofifah tak maju Pilpres, kini satu-satunya alternatif Cawapres NU hanya Mahfud MD. Hasil survei Saiful Mujani Research and Consullting (SMRC) terbaru menunjukkan, jika Mahfud dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, maka elektabilitasnya mencapai 45 % di Jawa Timur. Sedang Prabowo-Erick Thohir hanya 28 % dan Anies-Cak Imin 12 %.
Tapi Prabowo tak mungkin mau menggandeng tokoh NU asal Madura itu. Kenapa?
“Bowo kan tergantung Pak Lurah. Pak Lurahnya gak mungkin mau dengan Mahfud MD,” kata mantan pejabat tinggi negara yang enggan disebut namanya kepada BANGSAONLINE di Jakarta.
Ia mengaku pernah mendengar informasi bahwa separuh kabinet tak suka dengan Mahfud MD. “Karena mereka ketakutan kalau Mahfud jadi Cawapres,” katanya sembari tersenyum.
Menurut dia, track record Mahfud MD yang bersih dan tegas bahkan berani dalam menegakkan hukum telah membuat para elit politik dan pejabat tinggi di negeri ketakutan. Sebaliknya para pengusaha justru berharap Mahfud MD.
“Karena para pengusaha itu menginginkan kepastian hukum,” katanya lagi.
Lalu bagaimana tanggapan para kiai peserta pertemuan Shangri-la Surabaya. Kiai Mutawakkil yang hadir dalam pertemuan Prabowo itu menyatakan bahwa pertemuan di Shangri-la Surabaya itu merupakan upaya Prabowo bersilaturahmi dengan para kiai sebelum terjun ke medan perjuangan.
"Sudah budaya bangsa kita yang berangkat ke medan perjuangan sudah pasti minta doa restu ke kiai, ulama, dan silaturahim wajar," kata Kiai Mutawakkil dikutip detik.com, Kamis (28/9/2023).
Kiai Mutawakkil menyatakan bahwa pertemuan Prabowo dengan para ulama itu hanya sebatas silaturahmi. Menurut dia, para kiai juga tidak mengusulkan apapun kepada Prabowo.
Nah, jika kehadiran para kiai pada undangan Prabowo di Hotel Shangri-la itu semata silaturahim bisa jadi Capres yang mantan Danjen Kopassus itu belum punya kekuatan suara signifikan di Jawa Timur. Tapi waktu masih panjang. Pilpres akan berlangsung pada Rabu 14 Februari 2024. Kita tunggu saja berbagai manuver para capres-cawapres di basis NU di Jawa Timur. (MMA)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




