Abdul Muhaimin Iskandar. Foto: PMII
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terang-terangan menyebut bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) gagal.
“Terutama Ketua Umum PBNU yang sekarang menurut saya sudah gagal,” tegas Cak Imin - panggilan akrab Muhaimin Iskandar – dalam acara Halal Bihalal Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) di Jakarta, Ahad (19/4/2026).
BACA JUGA:
- Kiai Miftah Bantah Hadang Pesantren Lirboyo Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Teladan dari Ketua PCNU Kota Malang, Gus Is Serahkan Bisyarah Ceramah 5 Tahun untuk NU
- Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin
Dalam acara yang dipenuhi tokoh-tokoh PMII itu Cak Imin secara gamblang menyodok Ketua Umum PBNU KH Yahya Kholil Staquf (Gus Yahya).
Cak Imin mengambil kesimpulan PBNU gagal itu setelah berdiskusi dengan berbagai pihak baik langsung maupun via telepon.
“Kesimpulannya sama, rejim hari ini sudah nggak boleh diteruskan. Nggak boleh diteruskan,” tegas Cak Imin yang mantan ketua umum PB PMII.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu, PBNU yang dipimpin Gus Yahya sudah tak bisa lagi dijadikan harapan warga NU.
“Karena apa. Tidak mampu lagi kita menitipkan harapan. Terutama ketua umum PBNU yang sekarang menurut saya sudah gagal,” ujar Cak Imin yang disambut tepuk tangan peserta Halal Bihalal.

Nusron Wahid. Foto: ist
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




