Gubernur Khofifah saat membuka Olimpiade Olahraga dan Seni PGRI. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah membuka gelaran Olimpiade Olahraga dan Seni (O2S) Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah (YPLP Dasmen) PGRI Jawa Timur, Selasa (26/9/2023). Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ke depan ini merupakan kali pertama digelar dan akan diikuti oleh segenap sekolah PGRI se-Jawa Timur.
Secara khusus, mantan Menteri Sosial itu mengapresiasi ajang tersebut karena menyinkronkan pergerakan antara otak kanan dan kiri. Pasalnya, O2S PGRI Jawa Timur menyatukan semangat sains, olahraga, dan seni.
BACA JUGA:
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
"Ini proses yang membangun semangat untuk terus berprestasi baik di bidang olimpiade sains, olahraga dan seni. Ini menjadi penting untuk memberseiringkan antara otak kanan dan kiri, sehingga memberikan ruh yang lebih humanis," ujarnya.
Gubernur menuturkan, PGRI selama ini merupakan kekuatan yang telah memberikan kontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dengan sangat signifikan di Jawa Timur. Berdasarkan data BPS, capaian IPM di Jatim pada 2022 tembus 72,75 persen atau mengalami kenaikan 0,61 poin (tumbuh 0,85 persen) dari capaian 2021.
Adapun totalnya ialah 1.384 sekolah dan 24 Perguruan Tinggi, PGRI disebutnya memiliki banyak keunggulan, terutama dengan berbagai produk yang diciptakan oleh SMK PGRI.
"Makanya saya tadi usul untuk ke depannya, PGRI bisa secara khusus mendisplay pameran produk dari SMK PGRI untuk menginspirasi. Di berbagai tempat yang saya kelilingi, PGRI memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif yang sangat luar biasa," kata Khofifah.






