Gubernur Khofifah ketika melantik dan mengambil sumpah jabatan salah satu Pj bupati. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan enam penjabat (Pj) bupati untuk kabupaten yang habis masa jabatan kepala daerahnya per hari ini di Gedung Negara Gragadi, Surabaya, Minggu (24/9/2023). Agenda tersebut terbagi dalam 2 sesi, 6 pada pagi hari dan 6 di siang hari.
Sesi pertama yaitu Masrukin sebagai Pj Bupati Pamekasan; Arief Moelia Edie sebagai Pj Bupati Bangkalan; Andriyanto sebagai Pj Bupati Pasuruan; Ugas Irwanto sebagai Pj Bupati Probolinggo, Bambang Soekwanto selaku Pj Bupati Bondowoso, dan Indah Wahyuni sebagai Pj Bupati Lumajang.
BACA JUGA:
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
Dalam proses pelantikan juga dilakukan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan, dan pakta integritas oleh para Pj bupati dengan Gubernur Jawa Timur. Juga sekaligus dilakukan serah terima jabatan dari purnatugas bupati kepada Pj bupati.
"Alhamdulillah syukur kita panjatkannl kehadirat Allah SWT bahwa hari ini kita bersama-sama hadir memberikan doa restu kepada enam Pj Bupati. Harapan kita semua Pj Bupati yang baru saja dilantik semua akan mendapatkan kemudahan kelancaran kesuksesan keselamatan dan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta'ala dalam menjalankan tugas," urai Khofifah.

Ia pun mengatakan bahwa ada beberapa hal yang urgent untuk segera dikerjakan oleh para Pj bupati yang baru saja dilantik. Yang pertama yaitu terkait penyusunan APBD perubahan tahun 2023. Tidak hanya itu mereka juga harus kerja cepat karena sebentar lagi juga sudah masuk dalam penyusunan rancangan APBD 2024.
"Bagi Pj yang sebelumnya memang sekda, mungkin sudah tune in. Namun yang bukan, tolong untuk melakukan koordinasi secara intensif agar penyusunan anggaran daerah bisa dilakukan cepat dan akurat," tuturnya.
"Tolong hal-hal yang mungkin memang harus dikoordinasikan dengan purna tugas bupati maka tolong lakukan itu agar terbangun kesinambungan program dan keberlanjutan pembangunan," imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




